Daftar Platform Marketplace P2P Lending Terbaik

P2P Lending (Peer-to-Peer Lending) adalah sebuah metode investasi yang mana kita sebagai Lender (pemilik modal) meminjamkan sejumlah dana kepada Borrower (peminjam modal) yang diperantarai oleh penyelenggara P2P Lending atau lebih dikenal dengan Platform Marketplace P2P Lending.

Memilih Platform P2P Lending (penyelenggara P2P Lending) adalah kunci pertama dalam berinvestasi di bidang ini. Kita harus memastikan bahwa P2P Lending yang kita percayakan memang memiliki kredibelitas tinggi, berkomitmen, punya prestasi dan manajemen yang baik.

Memilih mana Platform yang terbaik tidak boleh hanya berdasarkan asumsi dan “kata orang” saja, namun harus memiliki dasar kenapa Platform tersebut bisa kita percayai dan bisa kita anggap sebagai yang terbaik.

Dalam artikel ini, saya ingin mengajak kamu berpikir dengan jernih dan menganalisis dengan data agar kita bisa sama-sama menilai secara objektif mana Platform P2P Lending terbaik dengan terlebih dahulu menjaring dari sekian banyak Platform menggunakan beberapa kriteria.

Kriteria pertama, Platform P2P Lending wajib memiliki izin usaha dan diawasi OJK.

Terdaftar di OJK saja tidak cukup, Platform P2P Lending yang kita pilih wajib memiliki izin usaha. Dari ratusan Platform P2P Lending, yang memiliki izin usaha hanya 22 Platform.



























































































































































































NomorNama PlatformWebsiteNama PerusahaanSurat Tanda TerdaftarJenis Usaha
1Danamashttps://p2p.danamas.co.idPT Pasar Dana PinjamanKEP-49/D.05/2017Konvensional
2Investreehttps://www.investree.idPT Investree Radhika JayaKEP-45/D.05/2019Konvensional dan Syariah
3amarthahttps://amartha.comPT Amartha Mikro FintekKEP -46/D.05/2019Konvensional dan Syariah (Beta)
4DOMPET Kilathttps://www.dompetkilat.co.idPT Indo Fin TekKEP -47/D.05/2019Konvensional
5KIMOhttp://kimo.co.idPT Creative Mobile AdventureKEP -48/D.05/2019Konvensional
6TOKO MODALhttps://www.tokomodal.co.idPT Toko Modal Mitra UsahaKEP -49/D.05/2019Konvensional
7modalkuhttps://modalku.co.idPT Mitrausaha Indonesia GrupKEP-81/D.05/2019Konvensional
8KTA Kilathttp://www.pendanaan.comPT Pendanaan Teknologi NusaKEP-82/D.05/2019Konvensional
9maucashhttp://maucash.idPT Astra Welab Digital ArthaKEP-84/D.05/2019Konvensional
10Finmashttps://www.finmas.co.idPT Oriente Mas SejahteraKEP-85/D.05/2019Konvensional
11KlikACChttps://klikacc.co.idPT Aman Cermat CepatKEP-87/D.05/2019Konvensional
12Akseleranhttps://www.akseleran.co.idPT Akseleran Keuangan Inklusif IndonesiaKEP-122/D.05/2019Konvensional
13ammanahttps://ammana.idPT Ammana Fintek SyariahKEP-123/D.05/2019Syariah
14PinjamanGohttps://www.pinjamango.co.idPT Dana Pinjaman InklusifKEP-124/D.05/2019Konvensional
15KOINWORKShttps://koinworks.comPT Lunaria Annua TeknologiKEP-125/D.05/2019Konvensional
16pohondanahttp://pohondana.idPT Pohon Dana IndonesiaKEP-126/D.05/2019Konvensional
17MEKARhttps://mekar.idPT Mekar Investama SampoernaKEP-127/D.05/2019Konvensional
18Adakamiwww.adakami.idPT Pembiayaan Digital IndonesiaKEP-128/D.05/2019Konvensional
19Esta Kapitalhttps://www.estakapital.co.idPT Esta Kapital FintekKEP-129/D.05/2019Konvensional
20KREDITPROhttps://kreditpro.idPT Tri Digi FinKEP-130/D.05/2019Konvensional
21FINTAGhttp://fintag.idPT Fintegra Homido IndonesiaKEP-131/D.05/2019Konvensional
22CROWDOhttps://crowdo.co.idPT Mediator Komunitas IndonesiaKEP-133/D.05/2019Konvensional

Setelah menemukan 22 Platform, kita perlu filter dengan kriteria kedua.

Kriteria kedua, hanya melakukan pendanaan modal usaha mikro atau makro, tidak mendanai pendanaan konsumtif.

Saya menghapus daftar Platform yang memberi izin untuk pendanaan yang sifatnya konsumtif. Karena untuk pendanaan jenis ini sangat berisiko mengalami gagal bayar. Dari 22 Platform P2P Lending diatas, yang tersisa hanya tinggal 14 Platform P2P Lending.



























































































































NomorNama PlatformWebsiteNama PerusahaanSurat Tanda TerdaftarJenis Usaha
1Investreehttps://www.investree.idPT Investree Radhika JayaKEP-45/D.05/2019Konvensional dan Syariah
2amarthahttps://amartha.comPT Amartha Mikro FintekKEP -46/D.05/2019Konvensional dan Syariah (Beta)
3DOMPET Kilathttps://www.dompetkilat.co.idPT Indo Fin TekKEP -47/D.05/2019Konvensional
4TOKO MODALhttps://www.tokomodal.co.idPT Toko Modal Mitra UsahaKEP -49/D.05/2019Konvensional
5modalkuhttps://modalku.co.idPT Mitrausaha Indonesia GrupKEP-81/D.05/2019Konvensional
6KlikACChttps://klikacc.co.idPT Aman Cermat CepatKEP-87/D.05/2019Konvensional
7Akseleranhttps://www.akseleran.co.idPT Akseleran Keuangan Inklusif IndonesiaKEP-122/D.05/2019Konvensional
8ammanahttps://ammana.idPT Ammana Fintek SyariahKEP-123/D.05/2019Syariah
9KOINWORKShttps://koinworks.comPT Lunaria Annua TeknologiKEP-125/D.05/2019Konvensional
10MEKARhttps://mekar.idPT Mekar Investama SampoernaKEP-127/D.05/2019Konvensional
11Esta Kapitalhttps://www.estakapital.co.idPT Esta Kapital FintekKEP-129/D.05/2019Konvensional
12KREDITPROhttps://kreditpro.idPT Tri Digi FinKEP-130/D.05/2019Konvensional
13FINTAGhttp://fintag.idPT Fintegra Homido IndonesiaKEP-131/D.05/2019Konvensional
14CROWDOhttps://crowdo.co.idPT Mediator Komunitas IndonesiaKEP-133/D.05/2019Konvensional

Setelah kita menjaring 14 Platform berdasarkan kriteria hanya memberikan pendanaan untuk usaha mikro dan makro, kita juga perlu menjaring Platform berdasarkan jumlah pendanaan.

Kriteria ketiga, Platform P2P Lending harus sudah menghimpun pendanaan lebih dari Rp 1 triliun.

Alasan saya menetapkan kriteria ini agar bisa dijadikan penilaian bahwasanya Platform P2P Lending tersebut sudah dipercaya pasar dan sudah matang dalam pengelolaan dana yang banyak.

Hasil penjaringannya seperti ini.



















































NomorNama PlatformWebsiteNama PerusahaanSurat Tanda TerdaftarJenis Usaha
1Investreehttps://www.investree.idPT Investree Radhika JayaKEP-45/D.05/2019Konvensional dan Syariah
2amarthahttps://amartha.comPT Amartha Mikro FintekKEP -46/D.05/2019Konvensional dan Syariah (Beta)
3modalkuhttps://modalku.co.idPT Mitrausaha Indonesia GrupKEP-81/D.05/2019Konvensional
4Akseleranhttps://www.akseleran.co.idPT Akseleran Keuangan Inklusif IndonesiaKEP-122/D.05/2019Konvensional
5KOINWORKShttps://koinworks.comPT Lunaria Annua TeknologiKEP-125/D.05/2019Konvensional

Kriteria keempat, mendapatkan pendanaan dari Venture Capital.

Mendapatkan pendanaan dari Venture Capital (VC) bisa menjadi bukti bahwa Platform P2P Lending dapat dipercaya kinerjanya. Karena tentu saja VC Company tidak sembarangan menggelontorkan dana untuk perusahaan atau startup yang tidak jelas arah bisnisnya.

Dari kelima Platform yang sudah kita saring, ternyata kelima mendapatkan pendanaan investasi dari Venture Capital. Jadi kelima Platform P2P Lending ini bisa kita percayakan sebagai perantara antara kita sebagai Lender dengan Borrower.

Dari kelima Platform diatas, saya memiliki penilaian sendiri mengenai urutan Platform P2P Lending terbaik berdasarkan keunggulan dan kekurangannya. Berikut ini adalah Platform P2P Lending terbaik di Indonesia.

1. Investree


Investree bukanlah P2P Lending pertama di Indonesia, karena Investree didirikan tahun 2015. Namun Investree menjadi yang terbaik di Indonesia karena manajemen dan sistem kerja yang mereka bangun.

































PenilaianHasil
Dana yang terhimpunRp 5,71 triliun
Jenis BorrowerPerusahaan skala nasional dan multinasional (termasuk BUMN)
Minimal pendanaan oleh LenderRp 1 juta
TKP9099,88%
Isu gagal bayarBelum pernah
Kemampuan Risk Grade (Credit Scoring)Sangat akurat

Menariknya, semua borrower yang ada pada Investree merupakan perusahaan skala nasional yang membutuhkan dana cash. Sehingga sejauh Investree belum pernah mengalami permasalahan gagal bayar oleh Borrower, tidak bukan berarti risiko gagal bayar hilang sama sekali.

Selain itu, kamampuan analis mereka dalam menentukan risk grade sangat akurat.

Kekurangan dari Investree:

  • Daftarnya sulit, biasanya kita membutuhkan waktu 3 hari kerja atau lebih untuk mereka menverifikasi data kita. Investree tergolong ketat dalam menyeleksi calon Lender.

  • CS kurang responsif bila dihubungi via email. Kamu mengirim email ke mereka hari ini, akan dibalasnya esok atau lusa hari, meski kamu mengirim email di jam kerja.


2. Amartha


Amartha merupakan P2P Lending yang cukup dikenal oleh masyarakat awam, karena selain Founder nya yang pernah menjadi staf khusus presiden, Amartha juga sering wara-wiri di iklan TV nasional. Amartha masuk menjadi Platform P2P Lending kedua terbaik karena manajemen kerja mereka sangat baik.

































PenilaianHasil
Dana yang terhimpunRp 2,40 triliun
Jenis BorrowerSuper mikro, pendanaan untuk ibu-ibu
Minimal pendanaan oleh LenderRp 2 juta atau lebih
TKP9099,31%
Isu gagal bayarAda
Kemampuan Risk Grade (Credit Scoring)Sangat akurat

Amartha fokus pada pemberdayaan ibu-ibu yang hendak membuka usaha super mikro (usaha rumahan). Sistem pendanaan Amartha tidak seperti P2P Lending lain yang satu Borrower keroyok ramai-ramai, pendanaan Amartha pendanaannya satu Lender mendanai satu Borrower.

Menariknya, untuk menjaga uang Lender, Amartha memberikan opsi asuransi bila Borrower gagal bayar.

Kemampuan risk grade oleh tim Amartha sama seperti Investree, sangat akurat.

Kekurangan:

  • Pendanaan satu Lender untuk satu Borrower, tidak ada saling tanggung risiko,

  • Minimal pendanaan terlalu besar.


3. Modalku


Sayangnya saya tidak tahu banyak tentang Modalku karena sampai saat ini akun saya belum di ACC oleh mereka. Platform Modalku memang terkenal sangat sulit mendaftarnya. Namun perlu kamu ketahui, Modalku merupakan pionir P2P Lending terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Makanya saya berani menaruh Modalku sebagai P2P Lending ketiga terbaik.

































PenilaianHasil
Dana yang terhimpunRp 14,88 triliun
Jenis BorrowerPengusaha makro dan mikro
Minimal pendanaan oleh LenderRp 100 ribu
TKP9093,44%
Isu gagal bayarAda
Kemampuan Risk Grade (Credit Scoring)Sangat akurat

Sebagai Platform P2P Lending terbesar di Indonesia, Modalku berhasil menghimpun dana yang sangat besar, lebih dari Rp 14 triliun. Namun sayangnya, saya masih kesulitan mendaftar di Modalku.

Kekurangan:

  • Sulit didaftarkan

  • Persentase keterlambatan bayar oleh Borrower masih cukup tinggi.


4. Akseleran


Hanya dengan Rp 100 ribu, kamu sudah bisa mendanai perusahaan nasional di Akseleran.

































PenilaianHasil
Dana yang terhimpunRp 1,20 triliun
Jenis BorrowerPerusahaan nasional dan UKM
Minimal pendanaan oleh LenderRp 100 ribu
TKP9095,94%
Isu gagal bayarAda
Kemampuan Risk Grade (Credit Scoring)Sangat akurat

Akseleran sangat cocok untuk kamu yang modalnya pas-pasan dan ingin mendanai Borrower berkualitas. Meski rating telat bayarnya masih tinggi, namun isu gagal bayar relatif sangat rendah.

Kamu tidak perlu khawatir, karena Akseleran sangat selektif dalam menerima ajuan pendanaan dari Borrower. Selain itu, rata-rata Borrower perlu memiliki agunan sebagai salah satu syarat diterimanya ajuan pendanaan.

Kekurangan:

  • Masih tingginya persentase telat bayar


5. KoinWorks


KoinWorks adalah Platform P2P Lending yang pertama saya kenal, mereka sudah cukup lama eksis.

































PenilaianHasil
Dana yang terhimpunRp 2,13 triliun
Jenis BorrowerUKM dan dana pendidikan
Minimal pendanaan oleh LenderRp 100 ribu
TKP9095,66%
Isu gagal bayarAda
Kemampuan Risk Grade (Credit Scoring)?

Saya belum memiliki pengalaman sama sekali dengan KoinWorks, jadi sulit menilai tentang Platform ini.

Baiklah.

Saya sudah memberikan lima daftar Platform P2P Lending terbaik berdasarkan penilaian saya pribadi. Dari lima Platform diatas, saya daftar di Investree (pilihan terbaik saya), Amartha dan Akseleran.

Kamu tidak harus ikut atau setuju dengan cara penilaian saya, namun saya harap kamu benar-benar mengetahui seluk beluk Platform P2P Lending sebelum mengambil keputusan memberikan pendanaan melalui Platform tersebut.

POSTINGAN TERKAIT

Posting Komentar