Download dan Install SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) Gratis

Sebuah institusi pelayanan kesehatan membutuhkan keberadaan sistem informasi yang akurat, handal, dan cukup memadai untuk meningkatkan pelayanan kepada para pasien. Dengan lingkup pelayanan yang begitu kompleks, tentunya memiliki kerumitan tersendiri bila sistem informasi seperti pencatatan data pasien, rekam medis, catatan farmasi dan alur informasi pelayanan lainnya dilakukan secara manual.

Pada undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan telah diamanatkan bahwa untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan yang diselenggarakan melalui sistem informasi kesehatan yang lintas sektor. Seiring dengan adanya era desentralisasi, berbagai sistem informasi kesehatan telah dikembangkan baik di pemerintahan pusat maupun daerah, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.

Lalu, kalangan pemangku kebijakan mulai memikirkan cara efektif dan efesien dalam hal mengelola sistem manajemen institusi kesehatan. Strategi terbaik dalam mengelola sistem manajemen ini yakni dengan memanfaatkan keberadaan teknologi digital yang semakin berkembang di Indonesia.

Maka dari itu, lahirlah Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) No. 511 Tahun 2014 tentang Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKNAS). Nah, Kepmenkes SIKNAS telah menegaskan, bahwa sasaran pengembangan SIKNAS  adalah tersedianya dan dimanfaatkannya data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat, dan cepat dalam pengambilan keputusan atau kebijakan bidang kesehatan di kabupaten/kota, provinsi, dan Departemen Kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Dari prakarsa tersebut, mulailah lahir satu persatu aplikasi yang diperuntukkan untuk institusi kesehatan secara spesifik. Aplikasi ini mulai dikenal dikalangan institusi kesehatan dengan sebutan SIMRS (singkatan dari sistem informasi manajemen Rumah sakit) yang spesifik digunakan oleh Rumah sakit dan SIMPUS (singkatan dari sistem informasi Puskesmas) yang spesifik digunakan oleh Puskesmas.

Perkembangan SIMRS dan SIMPUS kian hari semakin berkembang dan semakin kompleks, banyak vendor pengembang aplikasi kesehatan yang berlomba untuk membuat SIMRS atau SIMPUS yang lebih baik. Namun kendalanya, semua SIMRS dan SIMPUS yang dikembangkan oleh vendor tidaklah gratis. Semua dijual atau disewakan dengan harga yang biasanya relatif tinggi. Hal itu tentu wajar karena pengembangan SIMRS atau SIMPUS sering kali membutuhkan biaya yang cukup besar.

Tapi ada juga kelompok yang mengembangkan aplikasi manajemen kesehatan secara gratis (tidak diperjual-belikan). Salah satu yang terkenal adalah Yayasan Yaski. Mereka mengembangkan aplikasi SIMRS secara berkelompok, nama aplikasinya adalah SIMRS Khanza.

Dan secara pribadi, saya juga pengguna SIMRS Khanza ketika masih bertugas di Rumah sakit. Bagi saya, SIMRS Khanza adalah aplikasi manajemen Rumah sakit yang terbaik dari segi fitur dan efesiensinya.
Ketika saya mengikuti Latsar (Prajabatan CPNS), saya diharuskan memiliki sebuah project inovatif yang dapat digunakan untuk pengembangan unit kerja saya. Karena gairah saya yang begitu besar pada teknologi digital, maka saya putuskan untuk merancang sebuah SIMPUS untuk unit kerja saya di Puskesmas.

Sedikit penjelasan, SIMPUS adalah suatu tatanan yang menyediakan informasi untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan manajemen Puskesmas untuk mencapai sasaran kegiatannya (Depkes RI, 2004). SIMPUS memiliki tujuan meningkatkan kualitas manajemen Puskesmas dalam memberikan pelayanan melalui pemanfaatan secara optimal data Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas, yang merupakan salah satu sumber informasi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP).

Ternyata, SIMPUS rancangan saya mendapatkan apresiasi dari tempat saya bekerja dan bahkan beberapa Puskesmas mulai meminta agar mereka dapat menggunakan SIMPUS tersebut juga. Akhirnya, saya memutuskan untuk membagikan SIMPUS tersebut secara gratis kepada semua orang yang membutuhkan.

Apa manfaat SIMPUS?

SIMPUS dapat mempermudah pekerjaan dalam menyusun arsip-arsip kesehatan, tidak mengeluarkan biaya kertas dalam peyimpanan data, koneksi data antar bagian mempermudah penyampaian informasi, mempermudah mengolah data, proses regristasi yang cepat dan mudah, dan meningkatkan kevalidan data serta data tersimpan rapi.

Bagi pasien atau masyarakat, SIMPUS dapat membuat proses regristrasi yang cepat sehingga masalah pasien cepat teratasi/diobati, data pasien tersimpan dengan baik, memudahkan pasien memperoleh riwayat pengobatan, dan munculnya kepuasan pasien dengan pola pelayanan berbasis sistem.

Manfaat bagi pemerintah, SIMPUS dapat mengintegrasikan data dalam membantu pemerintah lebih cepat memperoleh data kesehatan disetiap pusat kesehatan, dan mengantisipasi kejadian luar biasa berdasarkan perolehan data laporan harian atau pun bulanan, sehingga membantu menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat.

Dasar hukum Penerapan SIMPUS

Penerapan SIMPUS di institusi kesehatan merupakan bagian dari Inpres no 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, dimana instasi yang memberikan pelayanan kepada publik melalui pengelolaan berbasis digital. Disamping adanya Keputusan Menteri Kesehatan No 511 Tahun 2014 tentang Strategi Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Nasional.

SIMPUS ini merupakan hasil rancangan saya sendiri yang sebelum saya gunakan sebagai project aktualisasi ketika saya mengikuti Latsar CPNS. SIMPUS ini telah saya gunakan di unit Puskesmas tempat saya bekerja dan juga telah digunakan oleh beberapa Puskesmas lain.

Fitur yang terdapat pada SIMPUS cukup sederhana dan mudah untuk digunakan. Kamu tidak perlu khawatir, saya rasa hanya dalam sehari kamu akan paham bagaimana cara menggunakan SIMPUS ini.

SIMPUS ini gratis (tidak berbayar), namun tidak boleh diperjual-belikan. SIMPUS ini boleh dikembangkan sesuai dengan kebutuhan institusi kamu. Saya sangat berterima kasih bila hasil pengembangannya juga dibagikan ke saya agar dapat di update ke dalam blog ini.

Download SIMPUS

Tanggal Update Aksi
17/4/2020 Download

Data Akses Default

Level Username Password
Administrator admin 123456
Staf staf 123456

Cara Install SIMPUS

SIMPUS dapat di install di hosting sehingga SIMPUS dapat digunakan melalui perangkat apa saja dan dimana saja asal terdapat akses internet. Namun kamu juga bisa install SIMPUS pada localhost, maksudnya SIMPUS hanya bisa diakses secara offline melalui perangkat komputer yang telah terinstall SIMPUS.

Cara Install SIMPUS Online

Apa saja yang dibutuhkan untuk menginstall SIMPUS online?

  1. Aplikasi SIMPUS
  2. Hosting, pelajari tentang hosting disini.
  3. Domain (opsional), kalau kamu menggunakan VPS, bisa menggunakan alamat IP sebagai pengganti domain. Pelajari tentang domain disini.

Langkah-langkah install SIMPUS online:

1. Ekstrak file SIMPUS.rar

Setelah download, ekstrak file SIMPUS.rar kedalam sebuah folder. Disana kamu akan menemukan beberapa folder, file php, dan file SQL.

Tujuan ekstrak SIMPUS.rar, agar kita bisa memisahkan file simpus.sql (yang nantinya akan menjadi database) dengan file lainnya. Nah, setelah di ekstrak, kompres kembali dalam format SIMPUS.zip (wajib zip, agar mudah dimasukkan ke dalam Hosting).

2. Masukkan kedalam Hosting.

Saya harap kamu sudah memahami apa itu Hosting dan sudah memilikinya.

Baik, login ke cpanel hosting kamu (biasanya akses melalui domainkamu.com/cpanel). Lalu klik menu File Manager, lalu klik public_html. Nah, upload file SIMPUS.zip kedalam direktori public_html.

3. Buat Database

Pilih menu MySQL Databases. Lalu pada kolom Create New Database, isikan nama database yang ingin kamu buat, contohnya “simpus”. Lalu, scroll kebawah, buatkan user database pada bagian Add New User.

Pada bagian bawah, lakukan Add User to Database dengan memilih database simpus dan user yang baru dibuat. Setelah itu akan muncul halaman privileges (pemberian hak akses), conteng semuanya.

Sekarang kembali lagi ke halaman dasbor Cpanel, pilih menu phpMyAdmin. Pada bar sebelah kiri terdapat nama-nama database, klik database simpus. Setelah itu, klik menu Impor, lalu klik tombol Pilih File dan pilih file simpus.sql yang tadi telah dipisahkan, lalu klik tombol Kirim. Bila berhasil, struktur database kamu akan menjadi seperti ini:

3. Koneksi ke Database

Instalasi hampir selesai, sekarang tinggal sentuhan terakhir yakni koneksikan file php ke database.

Buka kembali menu File Manager, lalu klik public_html, cari file koneksi.php lalu klik kanan pilih Edit. Kamu akan melihat sebuah script seperti ini:

<?php
$konek = mysqli_connect(“localhost”, “root”, “”, “simpus”);
if(mysqli_connect_errno()){
printf (“Gagal terkoneksi : “.mysqli_connect_error());
exit();
}
?>

Ketentuan:

localhost: jangan diganti
root: ganti dengan user database milik kamu
“”: isikan dengan password user database kamu
simpus: ini adalah nama database kamu, sesuaikan saja.

Jadi hasilnya begini:

<?php
$konek = mysqli_connect(“localhost”, “monza”, “123456”, “simpus”);
if(mysqli_connect_errno()){
printf (“Gagal terkoneksi : “.mysqli_connect_error());
exit();
}
?>

Nah, kamu telah menyelesaikan semua rangkaian penginstalan SIMPUS. Bila semuanya berhasil tanpa kendala, maka tampilan SIMPUS kamu ketika diakses melalui alamatdomain.com kamu, harusnya tampil seperti dibawah ini.

Cara Install SIMPUS Offline

Menginstall SIMPUS secara offline artinya kamu menginstall SIMPUS dengan menggunakan localhost (hosting lokal). Cara install seperti ini cocok untuk kamu yang memiliki praktek mandiri, jadinya cukup bermodalkan satu komputer atau laptop saja.

Yang pertama kali harus kamu lakukan adalah mendownload terlebih dahulu aplikasi SIMPUS.

Karena kita ingin membuat hosting versi lokal, maka kita membutuhkan aplikasi Apache sebagai aplikasi localhost dan MySQL sebagai database nya. Supaya kita tidak perlu install satu persatu, maka kita cukup install aplikasi yang merangkum seluruh kebutuhan untuk membuat localhost. Aplikasi tersebut namanya XAMPP, kamu bisa downloadnya disini.

Cara Install XAMPP

Langsung saja kita pelajari bagaimana cara install XAMPP di Windows.

  1. Buka situs Apache friends.
  2. Kita pilih XAMPP for Windows, klik tombol download yang berwarna biru.
  3. Setelah installer terdownload, double klik pada installernya.
  4. Klik tombol OK

  5. Klik Next.
  6. Kamu akan diminta untuk memilih komponen yang henda di install seperti Apache, MySQL, phpMyAdmn, dan lainnya. Saran saya conteng saja semuanya.
  7. Lalu klik Next.
  8. Pada bagian select a folder, biarkan XAMPP memilihnya secara default.
  9. Lalu klik Next.
  10. Hilangkan centang pada Learn more about Bitnami for XAMPP.
  11. Lalu Next.
  12. Bila muncul bar Windows Firewall, klik Allow Access. Tapi pada beberapa komputer Windows, Windows Firewall bisa saja tidak muncul.
  13. Tekan tombol Finish.
  14. Bila sudah terinstall, maka kontrol panel XAMPP akan muncul seperti ini.

Setelah terinstall, aktifkan modul Apache dan MySQL dengan menekan tombol start pada kontrol panel XAMPP.

Setelah itu, ekstrak SIMPUS.rar. Setelah di ekstrak, kamu akan mendapatkan sebuah folder simpus yang isinya folder turunan, file php, dan file database simpus.sql. Nah, pindahkan/copy folder simpus yang telah kamu ekstrak tadi ke folder htdocs, misalnya di laptop saya berada pada local disk C (C:\xampp\htdocs).

Lalu buka browser, ketik alamat http://localhost/phpmyadmin/. Klik menu Basis Data (Database), lalu buat database baru dengan nama “simpus“.

Pada bar sebelah kiri terdapat nama-nama database, klik database simpus. Setelah itu, klik menu Impor, lalu klik tombol Pilih File dan pilih file simpus.sql yang ada pada folder simpus, lalu klik tombol Kirim. Bila berhasil, struktur database kamu akan menjadi seperti ini:

Jika sudah, artinya proses install telah selesai. Untuk mengakses SIMPUS, kamu bisa gunakan alamat http://localhost/simpus/. Jika tidak ada kendala ketika install, maka tampilan SIMPUS akan muncul seperti ini.

Ingat, pastikan Apache dan MySQL pada XAMPP sudah berjalan ketika kamu hendak mengakses SIMPUS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *