Cara Import Database File SQL Ukuran Besar ke phpMyAdmin

Pernahkah kamu menemukan kegagalan dalam mengimport file backup database? Saya pribadi pernah. Hal ini berdasarkan pengalaman saya ketika hendak import file SQL dari SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). Ukurannya begitu besar karena didalamnya terdapat data pasien, sehingga saya sering mengalami kegagalan ketika import file sql-nya.

Saya bertanya kepada teman, di forum dan membaca di beberapa blog mengenai persoalan ini. Sampai akhirnya saya menemukan solusinya.

Bagi kawan-kawan yang mengalami masalah yang sama, maka artikel ini sangat bagus untuk kamu baca sampai habis.

Untuk mengimport database file SQL yang ukuran besar, ada 3 cara yang bisa kawan-kawan coba. Saya yakin salah satunya berhasil.

Cara 1: Edit config phpMyadmin

  • Matikan dulu panel XAMPP kamu.

  • Buka Folder C:/xampp/phpMyAdmin/ dan cari config.inc.php, bila sudah ketemu buka file tersebut dengan aplikasi notepad.

  • Cari kode $i++;

  • Setelah ketemu, copy-paste kode dibawah ini setelah kode $i++;
    $cfg['UploadDir'] = 'upload';
    $cfg['ExecTimeLimit'] = 0;

  • Buatlah folder “upload” di direktori C:/xampp/phpMyAdmin/

  • Masukkan file SQL ukuran besar yang ingin kamu import ke folder upload (C:/xampp/phpMyAdmin/upload).

  • Jalankan kembali XAMPP dan mulailah mengimport file SQL dengan cara pilih berkas unggahan dari direktori unggah melalui menu Import.


Cara 2: Compress ke zip.

  • Pastikan PC kamu telah terinstall winzip atau winrar.

  • Compress file SQL ukurang besar tersebut ke dalam bentuk .zip

  • Rename menjadi contoh seperti ini: backupsaya.sql.zip

  • Lalu import seperti biasa


Cara 3: Menggunakan Navicat

  • Aplikasi navicat ada versi trialnya, silahkan cari di google dan gunakan versi trialnya.

  • Buatlah koneksi terlebih dahulu dengan memilih Connection.

  • Pilih MySQL bila kamu menggunakan MySQL, lalu isi Connection name sesuai dengan kemauan kamu, isi Host dengan IP server kamu atau isi localhost, Port 3306, User Name dengan user name database kamu atau root, isi Password database kamu atau kosongkan bila tidak ada. Setelah itu Test Connection dan Oke.

  • Setelah terkoneksi, kamu akan dapat melihat daftar list database. Untuk memilih Database yang mau di-import, klik 2 kali pada database tersebut.

  • Lalu pilih Query, pilih New Query.

  • Buka file SQL dengan notepad atau notepad++. Copy-paste isi file SQL tersebut ke kolom Query. Setelah itu klik Run.

  • Tunggu sampai proses selesai. Mungkin memakan waktu agak sedikit lama.


Sebenarnya tidak harus Navicat, masih banyak aplikasi gratis yang memiliki fitur serupa. Cuma bagi saya pribadi suka bekerja dengan Navicat karena fitunya yang lebih lengkap. Silahkan kamu searching alternative selain Navicat.

Selamat mencoba.

POSTINGAN TERKAIT

Komentar

  1. […] Impor sik.sql ke dalam database sik. Bila kesulitan karena databasenya terlalu besar, baca cara import-nya disini. […]

    BalasHapus
  2. […] Impor sik.sql ke dalam database sik. Bila kesulitan karena databasenya terlalu besar, baca cara import-nya disini. […]

    BalasHapus