Sebuah Ide Kecil, Angka Romawi Converter


Pukul 16.15 WIB, waktu itu suhu tidak lagi sepanas 4 jam yang lalu. Anak-anak berlarian di pekarangan Meunasah Gampong, ada yang bermain bola, ada pula yang hanya sekedar duduk santai. Berbeda dengan teman seusianya, ada seorang gadis cilik yang masih duduk dikelas 4 SD tampaknya begitu bersemangat. Namanya Pia. Ia menghampiri saya dan bertanya.

“Om, bisa ajarkan Pia angka romawi?”

Tentu saya tahu angka romawi dari 1 bahkan sampai 1000. Cuma saya tidak tahu caranya mengajarkan angka romawi supaya Pia mudah mengerti. Ya akhirnya saya minta istri saya untuk mengajarkan Pia angka romawi.



Istri saya jago sekali matematika, saya orang yang paling sering bertanya soal-soal matematika rumit, dan juga logika dasar ketika merancang program. Jadi saya pikir istri saya bakalan mudah mengajarkan Pia cara menulis angka romawi dengan cara sederhana.

Sesuatu hal yang sederhana ini, ternyata melahirkan sebuah ide. Malam harinya mulailah saya iseng bikin rancangan sederhana angka romawi converter. Dengan bantuan istri, akhirnya dalam waktu singkat lahirlah alat konversi sederhana yang dapat mengubah angka desimal ke angka romawi atau dari angka romawi ke angka desimal.

Besok harinya saya panggil Pia. “Pia coba pakai ini, tinggal isi angkanya, trus nanti berubah otomatis jadi angka romawi”. Pia senang sekali, katanya semua soal angka romawi bisa dijawabnya dengan hitungan menit. Namun saya berpesan pada Pia kalau ini cuma boleh dipakai untuk koreksi penulisan angka romawi Pia benar atau salah. Tidak boleh dipakai untuk menjawab soal saja, karena Pia masih tahap belajar.

Pia mengoceh “Laptop Om canggih ya, ngga kayak punya ayah Pia”. Saya tertawa sambil berkata. “Makanya Pia rajin belajar, nanti kalau udah gede, sudah punya uang sendiri, Pia beli laptop kayak kepunyaan Om ya”.

Alat konversi angka romawi sebelumnya hanya tersimpan di localhost. Pia sudah tidak menggunakannya lagi, karena ia sudah masuk ke Bab pelajaran berikutnya. Istri bilang “ketimbang mubazir, mending di onlinekan saja, siapa tahu diluar sana ada yang membutuhkan alat ini”. Saya pikir itu ide yang bagus, toh saya hanya keluarkan dana untuk beli domain seharga 130ribu dan tinggal sinkronkan ke VPS.

Ide itu tidak harus besar, yang penting itu apakah ide itu mendatangkan manfaat bagi sebagian orang atau tidak. Makanya ide kecil ini saya realisasikan karena saya yakin diluar sana ada banyak anak-anak kelas 4 SD seperti Pia yang butuh alat konversi ini untuk mengkroscek penulisan angka romawi mereka.

Ide kecil itu saya beri nama angkaromawi.com

POSTINGAN TERKAIT

Posting Komentar