Tips dan Trik Lolos CPNS dan PPPK (P3K) 2019

Setelah melewati pengalaman ikut tes CPNS 2018 dengan hasil yang memuaskan, sekarang saatnya untuk saya berbagi tips dan trik lolos CPNS dan PPPK (atau sering disingkat P3K) untuk kalian yang ingin mengikuti pembukaannya di tahun 2019.


Tips dan trik lolos CPNS dan PPPK (P3K) ini murni berasal dari pengalaman saya pribadi ketika mengikuti CPNS 2018 lalu. Semoga dengan tulisan ini, dapat membantu kawan-kawan agar menjadi abdi negara yang hebat dan kompeten.

Apa saja tips jitu lolos CPNS dan PPPK? Mari simak satu persatu.

1. Cerdas memilih instansi

Strategi memilih instansi sangat diperlukan ketika kamu hendak mencoba peruntungan di CPNS atau PPPK. Pikirkan matang-matang, apakah kamu ingin ambil Pemda atau instansi pusat? Keduanya memiliki perbedaan di jumlah pesaing dan tahap-tahap tes.

2. Pastikan jurusan kamu sesuai dengan formasi yang diminta

Ini penting sekali, banyak calon CPNS yang sudah lulus namun dibatalkan kelulusannya karena jurusan si pelamar tidak sesuai dengan jurusan formasi yang diminta. Contohnya formasi yang diminta untuk guru SMA adalah S1 Pendidikan Ekonomi, sedangkan si pelamar ijazahnya S1 Ekonomi. Contoh seperti itu sudah jelas tidak memenuhi syarat.

Maka dari itu, pastikan kamu melamar di instansi yang jurusan formasinya sesuai dengan jurusan kamu.

3. Cermati alur ujiannya

Semua instansi, baik Pemda maupun instansi pusat, untuk tes tahap pertama adalah SKD. Nah, dalam SKD yang diujiankan adalah TKP (Tes Karakteristik Pribadi), TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), dan  TIU (Tes Intelegensia Umum). Baru selanjutnya tahap kedua yaitu SKB.

Untuk Pemda, ujian SKB hanya dengan menggunakan CAT, yaitu tiap peserta menjawab 100 soal sesuai kompetensi bidangnya masing-masing. Di Pemda tidak ada tes wawancara ataupun tes kesehatan.

Sedangkan instansi pusat, ujian SKB bervariasi baik instansi pusat yang satu dengan instansi pusat lainnya. Ada yang SKB-nya wawancara, psikotes, tes kesehatan, dan lainnya. Beberapa instansi pusat pun ada yang menerapkan sistem gugur pada ujian SKB.

4. Lengkapi semua syarat administratif

Pastikan kamu melengkapi semua syarati administratif yang telah diinformasikan sebelumnya. Jangan sampai ada yang salah satupun baik KTP, ijazah, maupun dokumen penting lainnya. Jangan sampai karena kelalaian membaca pengumuman, kamu jadi gagal lolos karena masalah administrasi.

5. Follow akun sosmed CPNS

Ada banyak akun sosmed CPNS yang bisa kamu follow, baik itu di Facebook, Instagram, Telegram, ataupun WhatsApp. Keuntungannya kamu bisa mendapatkan info terkini seputar CPNS, bisa saling berbagi contoh soal, materi, bahkan kisi-kisi SKB. (Baca: Daftar Akun Sosmed yang Wajib Kamu Follow agar Lulus CPNS / PPPK)

6. Belajar SKD

Tips berikutnya agar kamu lolos tes CPNS atau PPPK 2019 adalah dengan mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum ujian. Minimal waktu yang kamu butuhkan untuk belajar adalah 2 bulan sebelum menghadapi tes.

Mumpung masih ada waktu, mulai sekarang langsung persiapkan diri kamu. Belajarlah secara konsisten materi TWK, TIU dan TKP selama 1,5 jam tiap hari. Setelah belajar materi, luangkan waktu kamu selama 30 menit terakhir untuk mengerjakan contoh-contoh soal tes CPNS yang bisa kamu dapatkan di internet atau buku tes yang dijual di pasaran.

Sampai saat ini, strategi saya menjawab soal SKD terbilang cukup efektif. Dimana dengan waktu 90 menit, saya bisa menjawab 100 soal dengan skor yang cukup lumayan.

Ketika kita baru memulai, otak kita kita masih fresh dan mampu berpikir jernih, maka strateginya mulailah mengerjakan semua soal TKP terlebih dahulu. Soal TKP hanya mampu dikerjakan dengan skor terbaik bila otak kita sedang berpikir jernih dan tidak kelelahan.

Setelah menjawab semua soal TKP, selanjutnya kerjakan soal TWK, jawablah minimal 18 soal TWK yang kamu yakin benar. Setelah menjawab 18 soal TWK, lanjut ke soal TIU. Nah, di soal TIU kerjakan 18 soal yang kamu yakin benar.

Kalau 18 soal TIU telah terjawab, barulah kamu kembali ke TWK untuk mengerjakan sisa soal. Bila TWK sudah terjawab semua, selesaikan semua sisa soal TIU yang belum terjawab.

Dengan strategi seperti ini, saya yakin kamu mampu mencapai passing grade. Konsep lulus CPNS itu bukan hanya tinggi-tinggian nilai, tapi faktor penentu terpenting adalah lulus passing grade, baru setelah itu nilai yang tinggi yang menjadi faktor penentu kedua.

Makanya banyak yang nilainya tinggi tapi tidak lulus passing grade. Itu bukan karena pesertanya kurang pandai, tapi karena tidak paham strategi menjawab soal. Selengkapnya kamu bisa baca artikel strategi lulus passing grade SKD CPNS atau PPPK.

Pemerintah menerapkan passing grade tidak semata-mata untuk batasan nilai saja, tapi juga untuk melihat sejauh mana peserta ujian mampu memecahkan masalah atau penerapan problem solving. Ibaratnya seorang murid yang sangat lihai menghafal, namun tidak paham apa isi yang dihafalkannya.

7. Ketika tes SKB

Tahap tes SKB punya banyak proses atau metode, itu tergantung instansinya. Yang paling mudah ya Pemda, SKB cuma tes CAT doang. Makanya saran saya, pilih CPNS Pemda saja, selain persaingan yang tidak begitu tinggi, ujian SKB pun cuma CAT dan tidak ada system menggugurkan.

Proses menjawab soal SKB sebenarnya sama saja dengan SKD, kamu diberikan 100 soal sesuai dengan kompetensi bidang kamu, lalu kamu menjawab semuanya dalam waktu 90 menit. Tidak ada yang namanya pengurangan nilai, makanya pastikan kamu menjawab semua soal yang diberikan. Kalau tidak tahu jawabannya, tebak kancing saja.

Baiklah, sekian tips lulus CPNS dari saya. Semoga kawan-kawan bisa lulus CPNS atau PPPK di kesempatan selanjutnya.

POSTINGAN TERKAIT

Posting Komentar