Jumlah Biaya untuk Tes CPNS

Tahun 2018 merupakan tahun dimana saya menyelesaikan internship, masuk kerja pertama kalinya, untuk pertama kalinya ikut tes CPNS dan lulus.

Untuk pertama kalinya juga saya ikut sebuah tes yang sangat transparan. Saya sebagai peserta dapat langsung mengetahui skor setelah tes selesai. Dan orang lain diluar sana (baik teman atau pesaing) juga dapat mengetahui skor saya di layar dasbor secara update dan tanpa sensor.

Hasil yang kita raih dalam tes CPNS murni adalah kehendak Allah dan prestasi sendiri. Tidak ada yang namanya orang dalam, anak pejabat atau jenis KKN lainnya. Semuanya hasil diraih karena usaha dan doa. Maka itu, tidak ada yang namanya sogok menyogok.

Lantas, dengan segala transparansi yang ada, berapakah uang yang saya keluarkan selama mengikuti tes CPNS 2018?

Saya menghabiskan uang kurang lebih Rp. 3,5 juta selama mengikuti tes CPNS. Tentu ini nilai yang tidak seberapa atas hasil yang nantinya akan kita raih. Berikut ini rinciannya:

Ketika pendaftaran pertama

  • Cetak pas foto berwarna 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak 3 lembar. Biaya Rp.20.000
  • Fotocopy KTP dan KK masing-masing 10 lembar, pulpen 1, amplop 1, kertas double folio 2, materai6000 2. Biaya Rp.30.000
  • Print surat pernyataan, scan (KTP, KK, Ijazah, Transkrip, Surat Lamaran, STR, Surat Pernyataan). Biaya Rp.10.000
  • Perjalanan Lhokseumawe – Calang sebanyak 2 kali dengan mobil pribadi. Biaya Rp.1.000.000
  • Buku bank soal dan daftar akun premium simulasi CAT. Biaya Rp.450.000
  • Legalisir ijazah, transkrip nilai, akreditasi, Legalisir KTP & KK, Surat Sehat. Gratis.

Ketika tes SKD dan SKB

Perjalanan Lhokseumawe – Banda Aceh sebanyak 2 kali dengan mobil pribadi. Biaya Rp.1.000.000

Ketika pemberkasan NIP

  • Cetak pas foto berwarna 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak 10 lembar. Biaya Rp.60.000
  • Pengurusan SKCK, Surat sehat jasmani & rohani, dan surat bebas Napza. Biaya Rp.350.000
  • Fotocopy (Kartu Ujian 5 lembar, SKCK 5 lembar, AK-1 5 lembar, Surat Sehat 5 lembar, Surat Bebas Napza 5 lembar, Surat Sehat Rohani 5 lembar, STR 2 lembar), amplop 2, amplop kertas 1, kertas double folio 2, kertas legal 5 lembar, materai6000 8 lembar. Biaya Rp.90.000
  • Print (DRH, surat pernyataan tidak dipenjara, surat pernyataan tidak mengajukan pindah). Biaya Rp.10.000
  • Perjalanan Lhokseumawe – Calang dengan mobil pribadi. Biaya Rp.500.000
  • Legalisir ijazah, transkrip nilai, akreditasi, Legalisir KTP & KK. Gratis.

Saya banyak menghabiskan biaya untuk perjalanan. Apalagi saya menggunakan kendaraan pribadi. Kenapa saya tidak menggunakan bus? Alasannya kalau ada mobil pribadi, lebih mudah mobilitas antara satu titik ke titik lain. Biaya sekali perjalanan: bensin Rp.400.000 dan makan Rp.100.000.

Untuk biaya mahal lainnya terletak di biaya buku dan daftar akun simulasi. Surat Sehat ketika pemberkasan pertama saya urus di RSU Cut Meutia, khusus staf gratis. Sedangkan ketika pemberkasan NIP, surat sehat dan lainnya saya urus di RS dr.Fauziah Bireuen, jadi saya harus bayar. Di RSU Cut Meutia belum melayani pengurusan surat sehat rohani, makanya sekalian saja semua surat saya urus di RS dr.Fauziah Bireuen.

Untuk SKCK dikenakan biaya sesuai peraturan. Sedangkan AK-1, legalisir KTP dan KK pengurusannya gratis.

Ijazah, transkrip nilai dan akreditasi sudah ada di saya, jadi tidak harus mengurus lagi di kampus.

Tiap peserta tentu beda berapa jumlah biaya yang dikeluarkan, itu tergantung jarak tempuh dan instansi yang kamu lamar. Namun paling tidak, rincian biaya saya bisa menjadi gambaran untuk kamu berapa total yang mungkin akan kamu keluarkan nantinya ketika hendak mengikuti tes CPNS.

0 Replies to “Jumlah Biaya untuk Tes CPNS”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *