Solusi Cara Upload atau Import Database File SQL Ukuran Besar ke phpMyAdmin


@MonzaAulia (02 Agustus 2018) - Sudah lama sekali saya tidak menulis, nah dalam kesempatan ini saya mau berbagi bagaimana caranya agar dapat upload atau import database file SQL ukuran besar ke phpMyAdmin. Hal ini berdasarkan pengalaman saya ketika hendak import file SQL dari SIMRS rumah sakit Cut Meutia. Ukurannya begitu besar, sehingga saya sering mengalami kegagalan ketika import file sql-nya. Sampai akhirnya saya menemukan solusinya.

Bagi kawan-kawan yang mengalami masalah yang sama, maka artikel ini sangat bagus untuk anda baca sampai habis.

Ada 3 cara untuk upload atau import database file SQL yang ukuran besar. Kawan-kawan bisa mencoba ketiganya, dan saya yakin salah satunya berhasil.

Cara 1: Edit config phpMyadmin

  1. Matikan dulu panel XAMPP anda.
  2. Buka file config.inc.php dengan notepad++ di folder phpMyAdmin, lokasinya ada di C:/xampp/phpMyAdmin/config.inc.php
  3. Cari kode $i++;
  4. Setelah ketemu, copy kode dibawah ini setelah kode $i++;
    $cfg['UploadDir'] = 'upload';
    $cfg['ExecTimeLimit'] = 0;
  5. Buatlah folder “upload” di direktori C:/xampp/phpMyAdmin/
  6. Copy file SQL ukuran besar anda ke folder upload (C:/xampp/phpMyAdmin/upload).
  7. Jalankan kembali XAMPP
  8. Mulailah mengimport file SQL dengan cara pilih berkas unggahan dari direktori unggah melalui menu Import.

Cara 2: kompres ke zip.

  1. Pastikan PC anda telah terinstall winzip atau winrar.
  2. Kompres file SQL anda ke dalam bentuk .zip
  3. Rename menjadi contoh seperti ini: punyasaya.sql.zip
  4. Lalu import seperti biasa

Cara 3: Menggunakan Navicat

  1. Aplikasi navicat ada versi trialnya, silahkan cari di google dan gunakan versi trialnya.
  2. Buatlah koneksi terlebih dahulu dengan memilih Connection.
  3. Pilih MySQL bila anda menggunakan MySQL, lalu isi Connection name sesuai dengan kemauan anda, isi Host dengan IP server anda atau isi localhost, Port 3306, User Name dengan user name database anda atau root, isi Password database anda atau kosongkan bila tidak ada. Setelah itu Test Connection dan Oke.
  4. Setelah terkoneksi, anda akan dapat melihat daftar list database. Pilih Database yang mau di-import dengan cara klik 2 kali, lalu pilih Query, lalu pilih New Query.
  5. Copy semua isi file SQL, paste ke kolom Query. Setelah itu klik Run.
  6. Tunggu sampai proses selesai.

Sebenarnya tidak harus Navicat, masih banyak aplikasi gratis yang memiliki fitur serupa. Cuma bagi saya pribadi suka bekerja dengan Navicat karena fitunya yang lebih lengkap. Silahkan anda searching alternative selain Navicat.

Selamat mencoba.

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain: