3 Hal Penting Dalam Mendirikan Startup


Indonesia sekarang ini memang telah menjadi tujuan pasar global di ranah teknologi. Tak tanggung-tanggung, banyak investor asing berlomba-lomba masuk ke Indonesia dan menggandeng perusahaan lokal potensial. Putaran investasi di ranah ini tidaklah kecil, bisa mencapai ratusan juta dolar Amerika.

Startup boleh diartikan dengan makna perusahaan rintisan. Namun, bila merujuk ke definisi sesungguhnya, startup adalah perusahaan-perusahaan yang sebagian besar baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah "startup" menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Wikipedia

Nah, saya rasa bagi kamu yang sudah membaca artikel-artikel saya sebelumnya, tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya startup. Bahkan mungkin saja diantara anda semua ada yang berniat hendak mendirikan startup.

Kalau kamu termasuk golongan yang akan mendirikan startup, jangan lupa untuk baca 3 point penting ketika ingin mendirikan startup. Nah berikut ini pointnya:

1. Produk

Kamu punya ide unik? kenapa kamu tidak mengeksekusi ide tersebut menjadikan sebuah produk yang bernilai. Tapi pastikan dahulu produk kamu merupakan solusi dari permasalahan orang-orang yang selama ini belum bisa ditemukan dari startup lain. Jangan pernah coba-coba menjadi penjiplak produk orang, karena sang penjiplak tidak pernah bisa melangkahi trendsetter.

2. Founder (Pendiri)

Sekarang sudah tidak zaman lagi bangun bisnis sendiri sendiri, sekarang zamannya mendirikan bisnis secara tim. Dalam perkembangan IT sekarang ini, saya menilai startup yang memiliki founder lebih dari 2 lebih sukses ketimbang startup yang memiliki satu founder. Jadi, usahakan ajak teman-teman kamu yang memiliki kemampuan berbeda untuk mendirikan sebuah startup, minimal 3 orang.

Tiap founder memiliki peran masing-masing. Misalkan founder pertama yang memiliki skill di bidang pemprograman, berarti dia bertanggung jawab atas tiap urusan development. Founder kedua memiliki skill desain, bertanggung jawab di bidang desain. Dan yang ketingga lulusan ekonomi, dia bertanggung jawab untuk soal pemasaran dan strategi marketing.

3. Bisnis

Gol dari sebuah produk adalah nilai jual, produk yang mampu memberikan pendapatan. Ada beberapa strategi yang lazim digunakan oleh pelaku bisnis IT untuk mendulang pendapatan, yaitu:

a. Iklan, strategi pendapatan yang paling lazim digunakan. Biasanya digunakan oleh pemilik portal berita atau games.

b. Pay (Bayar), user membayar saat ingin menggunakan produk. Barangkali ini sulit untuk pasar Indonesia, tapi ada beberapa startup masih menerapkan metode ini.

c. Subscribe, ini metode yang sedang trend. User diminta berlangganan dengan biaya murah dan biaya bisa dibayarkan perbulan atau pertahun. Biasanya ini digunakan oleh penyedia cloud premium, webhosting, konten premium, dan situs penyedia movie online.

Artikel ini memang cukup sederhana, namun begitu penting.

Akhir kata, itulah 3 hal penting dalam mendirikan sebuah startup. Saat mendirikan startup, kamu perlu keseriusan dan tekun, jangan saat telah didirikan, kamu langsung berhenti ditengah jalan sebelum startup kamu berkembang.

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

0 Response to "3 Hal Penting Dalam Mendirikan Startup"

Post a Comment