Panduan Lengkap Membuat Website dengan Platform WordPress

Masih ingatkah dulu saya pernah berkata, ilmu PHP itu memang penting, tapi rasanya sudah bukan waktu lagi kamu perlu mempelajari ilmu PHP dari dasar, apalagi harus memahami tiap baris kode yang berjelimet itu. Mending belajar yang instant saja, apa itu? Ya apalagi kalau bukan platform CMS.

Hampir semua CMS dasarnya PHP, jadi dengan mempelajari CMS kamu sudah mempelajari PHP secara tidak langsung. Toh tujuannya kan kamu ingin membuat website saja. Kalau memang niat ingin belajar PHP, silahkan saja, banyak kok panduan PHP di internet.

Pada artikel sebelumnya sudah saya paparkan sedikit tentang CMS. CMS itu banyak sekali kawan, ada WordPress, Joomla, Prado, Drupal, PHPnuke, dan lainnya. Kamu tidak perlu mempelajari semua, cukup pelajari satu saja diantara banyaknya CMS. Saran saya pelajari saja WordPress.

Kenapa kita memilih WordPress? itu karena WordPress adalah CMS yang paling popular dan paling cepat perkembangannya. Apalagi WordPress didukung oleh komunitas developer yang sangat besar, sehingga WordPress kian berkembang dari waktu ke waktu.

Saking hebatnya, bahkan WordPress sudah banyak digunakan oleh web-web besar semisal The New York Times, Forbes, CNN dan portal lainnya. Di Indonesia sendiri banyak sekali portal yang menggunakan WordPress sebagai platform website. Apalagi dalam statistik penggunaan WordPress, Indonesia merupakan negara tersebar ketiga yang menggunakan CMS berbasis open source ini.

Karena platform ini open source, kamu boleh membuat atau memodifikasi fitur apapun yang ada di WordPress sesuai kebutuhan kamu. WordPress sendiri dapat kamu unduh secara gratis di WordPress.org

Ngomong-ngomong, sebenarnya WordPress itu ada dua, yaitu WordPress.com dan WordPress.org. Keduanya berbeda, dimana bedanya?

WordPress.com dikenal sebagai hosted platform, atau WordPress yang sudah ada hostingnya. Kamu cukup mendaftar di WordPress.com seperti kamu mendaftar blogger.com, setelah daftar kamu langsung bisa gunakan secara gratis.

WordPress.com sering digunakan untuk membuat blog pribadi, meskipun ada juga yang digunakan untuk jualan. Jika kamu gunakan versi gratisnya, kamu tidak diperkenankan mengutak-atik script, menambah plugin, atau menambah theme yang berasal dari luar. Itu kelemahan WordPress.com.

Tapi sebenarnya WordPress.com ada versi premium, kamu perlu membayar sekian dolar untuk mendapatkan fitur lebih, misalnya costum domain dan lainnya. Saya sebenarnya tidak begitu tahu apa saja yang kita peroleh jika menggunakan versi premium, karena belum pernah coba sama sekali. Contoh situs yang menggunakan WordPress versi premium adalah GigaOm.com

Mendaftar WordPress.com sama seperti kamu mendaftar Blogger.com, tinggal masukkan email dan username yang kamu inginkan, setelah itu jadilah blog dengan alamat nama-kamu.wordpress.com (sama seperti nama-kamu.blogspot.co.id).

Saya tidak tahu apakah WordPress.com dapat menambah costum domain layaknya blogger.com atau tidak, karena saya sudah lama tidak membuka WordPress.com. Jika kamu penasaran, boleh kamu mencobanya dulu.

Berbeda dengan WordPress.org, karena ini open source maka kamu boleh melakukan apapun sesuka hati untuk mempermaknya. Kamu tidak dibatasi apapun. WordPress.org dikenal dengan sebutan WordPress self hosted, artinya untuk membuat web atau blog dari WordPress.org, kamu perlu domain dan hosting sendiri.

Dalam artikel ini saya tidak menuntun kamu sekedar untuk membuat blog, tapi saya ingin menuntun kamu untuk membuat website sendiri. Nah, karena tujuan kita adalah membuat website, maka saya akan membahas bagaimana membuat website dengan menggunakan CMS WordPress.

Install WordPress Self Hosted

Sebelum menginstall WordPress, pastikan kamu sudah memiliki hosting dan domain. Kalau belum, baca panduan bagaimana cara memilih hosting dan domain terbaik.( Hosting: Rekomendasi WebHosting Lokal dan Luar Negeri Terbaik, Domain: Teknik Memilih Domain agar Berhasil Memenangkan Halaman 1 Google)

Jika kamu membeli hosting di webhosting lokal, hawkhost, dan Hostgator, kamu akan mendapatkan fitur Cpanel. Namun jika kamu membeli di tempat lain, terkadang mereka tidak menggunakan cpanel, mereka menggunakan panel sendiri. Tapi tidak perlu khawatir, tampilan memang berbeda, tapi fiturnya hampir sama. Kalau kamu masih baru dan belum berpengalaman, maka sarankan untuk membeli hosting di webhosting lokal saja.

Untuk menginstall WordPress ada 2 cara, yang pertama dengan cara manual dan yang kedua dengan cara otomatis.

Jika memilih cara manual, kita perlu meng-upload semua berkas wordpress.zip ke direktori hosting. Upload bisa langsung via cpanel atau bisa juga dengan menggunakan bantuan aplikasi ftp seperti Filezilla.

Bagi pemula, akan cukup membingungkan kalau menginstall cara manual. Karena selain kamu meng-upload wordpress.zip, kamu perlu membuat database dan user databasenya juga. Selain itu, kelemahan dengan cara manual, banyak waktu yang terbuang (bisa 15-30 menit) untuk upload berkasnya saja, belum lagi pemborosan data internet, ditambah lagi jika ada salah satu file berkas yang gagal ter-upload maka bisa error WordPress nya.

Saya sarankan kita menginstall dengan cara otomatis saja, yaitu kita menggunakan bantuan aplikasi Softaculous. Aplikasi ini merupakan aplikasi installer CMS yang dapat menginstall WordPress dengan cara otomatis, hanya butuh waktu 5 menit saja.

Dengan aplikasi Softaculous kamu tidak perlu dipusingkan dengan database atau lainnya, semua akan dijalankan oleh aplikasi ini.

Selain WordPress, kamu juga dapat menginstall CMS lain dengan menggunakan Softaculous. Ada banyak sekali koleksi CMS yang tersedia di Softaculous, kamu tinggal pilih lalu install.

Oke, sudah siap untuk install WordPress?

Jika kamu sudah menyewa hosting dan mendaftarkan domain, kamu akan mendapatkan email yang isinya username dan password untuk mengakses cpanel website kamu.

1. Masuk ke Cpanel

Untuk masuk ke cpanel, silahkan ketik alamat url “nama-website.com/cpanel”. Kamu nanti akan dialihkan halaman login dashboard. Masukkan username dan password yang kamu dapatkan dari email penyedia hosting.

2. Cari Softaculous Apps Installer

Lokasi Softaculous berada paling bawah. Selain Softaculous, kamu juga bisa menggunakan Fantastico. Jika kamu sudah menemukan Softaculous, tinggal klik saja disana.

3. Install WordPress

Lalu tekan tombol install pada logo WordPress.

4. Setting Softaculous

Software Setup

Choose Protocol : pilih http:// atau http://www (boleh salah satu)
Choose Domain: tetap gunakan domain utama
In Directory: kosongkan bagian ini

Site Settings: kosongkan semua kolom dibagian ini. Karena nanti kita gunakan plugin saja.
Isikan admin username, admin password dan email. Jangan gunakan username “admin”, karena mudah diretas. Gunakan username yang sulit ditebak dan gunakan generate password untuk membuat password random (icon kunci).

Pilih bahasa dan conteng Loginizer (fungsi untuk keamanan)

Klik Advanced Options, pada Database Name dan Table Prefix silahkan ganti dengan karakter lain: misalnya database: wp79 dan table prefix: yt55_

Untuk theme biarkan saja dulu, nanti kita cari theme yang lain di direktorinya.

5. Tekan tombol install

Jika sudah, tekan tombol install yang berwarna biru.

Selesai, mudah kan? Untuk cara manual tidak perlu dibahas. Sama saja, yang ada malah bikin pusing, kalau ada yang instant, buat apa milih yang rumit.

Nah, sekarang silahkan cek web baru kamu di http://nama-website.com

Selamat, kamu sudah berhasil meng-install platform wordpress, sekarang waktunya kita mulai atur website baru kamu.

Pengenalan Dashboard WordPress

Dashboard ini adalah tempat kamu mengatur segala aspek website kamu, dari menambah artikel, mengganti theme, menambah plugin, hingga mengedit HTML pun bisa dari sini.

1. Login ke Dashboar (halaman admin)

Untuk mengakses dashboard, kamu masuk ke URL ini: http://nama-website-com/wp-admin
Kamu login dengan username dan password yang kamu daftarkan ketika menginstall WordPress.

2. Membuat postingan dan kategori

Di bagian atas merupakan tempat judul artikel, dan tersedia bagian text editor plus toolbar yang cukup lengkap. Ada yang fungsinya menambah gambar, memiringkan, menebalkan kata, bahkan mengatur readmore.

Sebelah kanan ada tombol publish jika kamu ingin menerbitkan artikel, dan dibawahnya ada pilihan kategori yang bisa kamu pilih. Kamu bisa menambahkan kategori dengan meng-klik link add new category.

Beberapa fitur lainnya misalnya menambahkan media dapat kamu eksplorasi sendiri, semua ada di toolbar.

3. Menambah Media

Selain menambah via toolbar, kamu juga bisa menambah dan mengatur media via laman Media. Disana ada Library tempat koleksi foto-foto kamu dan Add New jika kamu ingin menambah media (gambar/video).

4. Pages

Disini kamu bisa menambah halaman dan mengatur halaman. Penggunaannya sama seperi kamu memposting artikel, cuma kedudukannya saja yang berbeda.

5. Install dan mengganti Theme

Ketika kamu baru saja menginstall WordPress, akan akan mendapati tiga theme bawaan. Kamu bisa memilih theme lain jika mau dengan cara mendownload dari direktori WordPress atau theme yang kamu dapatkan di internet.

Untuk mengganti theme dengan theme yang ada di direktori WordPress, kamu tinggal klik Appearance > Themes pada dashboard. Lalu klik tombol Add New pada bagian atas.

Nah, tinggal pilih mau menggunakan theme yang mana. Semua yang ada disini gratis, tinggal install saja. Setelah install, tinggal kamu aktifkan saja.

Jika kamu mengunduh theme dari luar, kamu bisa upload dengan cara menekan tombol Upload pada bagian atas. Ingat, file theme wajib dikompres ke dalam .zip terlebih dahulu.

Di Appearance juga ada fitur Editor yang bisa kamu gunakan mengedit HTML, CSS dan PHP pada theme kamu. Jadi kita tidak perlu lagi mengeluarkan file dari direktori hosting untuk sekedar perbaiki file.

6. Install Plugin

Keunggulan WordPress.org karena ada pluginnya, sehingga kita dapat meningkatkan fitur dan pemforma dari website kita tanpa perlu menyentuh script code sedikitpun.

Untuk menginstall plugin, klik Plugins > Add New. Ada puluhan ribu plugin yang tersedia, install yang perlu-perlu saja, jangan install plugin yang tidak perlu, karena itu bisa memperberat website kamu.

Plugin-plugin yang wajib kamu install adalah:

Akismet
Secara otomatis plugin ini sudah terinstall, tinggal kamu aktifkan saja. Fungsinya untuk mencegah komentar spam datang ke kolom komentar web kamu.

All-in-one SEO Pack
Fungsinya untuk mengoptimalkan web kamu supaya friendly dengan mesin pencari. Disini kamu bisa menambahkan title dan description web kamu.

WP Super Cache
Fungsi plugin ini menyimpan laman static dari web kamu, sehingga akses web kamu jadi semakin cepat.

UpdraftPlus WordPress Backup Plugin
Fungsinya: menyimpan file-file cadangan website ada ke tempat penyimpanan online lainnya (misalnya Google Drive), misalnya ketika ada masalah di web kamu, kamu masih ada file cadangannya di Google Drive.

Keempat diatas adalah plugin dasar yang seharusnya wajib ada di web kamu, nah untuk plugin lain bisa kamu sesuaikan kebutuhan. Ingat, gunakan plugin yang kamu butuhkan saja, tidak perlu menginstall banyak plugin.

Plugin-plugin diatas bisa kamu searching melalui halaman direktori plugin yang ada di dashboard kamu.

7. Setting Tambahan WordPress

Setting General

Site Title: kosongkan saja
Tagline: kosongkan saja
WordPress Address (URL) :  biarkan saja seperti itu
Site Address (URL) :  biarkan saja seperti itu
Email Address : isikan email admin
Timezone : pilih Jakarta
Date Format, Time Format, Week Starts On, dan Site Language: sesuai selera.

Permalink
Pilihan terbaik adalah mode Post name.

Oleh-oleh

Saya kira saya sudah menjelaskan tentang apa-apa yang perlu kamu lakukan untuk memiliki sebuah website. Kamu sudah mengenal HTML, CSS bahkan kamu sudah tahu bagaimana memilih hosting dan domain yang tepat.

Panduan WordPress ini merupakan seri penutup dari artikel membuat website sendiri. Ya semoga apa yang sudah kita bahas sejak sebulan kemarin bermanfaat untuk kamu yang ingin atau akan terjun kedalam dunia internet lebih serius lagi.

Apakah pembelajaran sudah berakhir? Tentu tidak, web kamu baru saja dibangun dan masih sangat stkamur, kamu perlu kembangkan lagi. Saya tidak mungkin bisa membahas keseluruhannya, karena ada banyak topik diluar tentang website yang ingin saya bahas, terutama tentang menghasilkan duit dari internet.

Sebenarnya tujuan utama saya adalah membahas tentang bagaimana menghasilkan uang di internet, namun akan sulit dilakukan jika kamu belum memiliki website, maka itu saya bahas dulu tentang cara membuat website.

Yang harus kamu lakukan terhadap website kamu kedepannya adalah sebagai berikut:

  1. Menambah favicon. Ini adalah logo kecil yang ada di tab browser kamu. Cara mudahnya kamu perlu file jenis ico. Untuk mengubah jpg/png ke ico bisa gunakan tool favicon.cc
  2. Pelajari semua fitur yang ada di WordPress. Saya tidak mungkin membahas semua, kamu bisa pelajari sendiri secara berlahan, coba-coba saja.
  3. Pasang statistic web. Yang saya rekomendasikan adalah Google Analytics, ini statistic paling akurat, pelajari tentang ini.
  4. Daftar web kamu ke Google/Bing/Yahoo Webmaster. Ini juga untuk menilai pemforma web kamu sekaligus agar web kamu cepat terindex.
  5. Install plugin yang mungkin kamu butuhkan.Misalnya plugin untuk form email dan sebagainya.
  6. Tulia artikel yang menarik dan promosikan web kamu.

Penutup

Saya berusaha menjelas dengan cara yang mudah dan instant, kalau saya bahas semua jalan membuat website dengan WordPress, nanti takutnya banyak yang bingung akhirnya menyerah. Saya pikir ini sudah saya kompres tulisannya sesimpel mungkin.

Lupakan yang rumit, kita gunakan yang mudah saja, supaya muncul kalimat dalam hati “loh ternyata gini doang? Mudah sekali”. Install WordPress memang mudah, tidak rumit, hanya hitungan menit kok. Yang penting kamu tahu langkah-langkahnya saja.

Semenjak lahirnya WordPress, paradigma membuat web yang dulunya dikenal rumit, kita seperti menjentikkan jari tangan.
– Monza Aulia –

Jika ada kendala atau kamu masih bingung, kamu bisa mencari jawabannya terlebih dahulu di Google. Namun jika jawabannya yang diinginkan tidak ada, tak perlu sungkan untuk diskusikan langsung via email saya atau komentar blog.

Seri belajar Panduan Membuat Website

Tahap 1: Belajar HTML

Tahap 2: Belajar CSS

Tahap 3: Belajar Tentang Domain

Tahap 4: Belajar Tentang Hosting

Tahap 6: Belajar Blogger.com

5 Replies to “Panduan Lengkap Membuat Website dengan Platform WordPress”

  1. sudah punya web wp baru nemu artikel ini, akhirnya mundur lagi terutama intall backup file wp yang wajib rupanya. akhirnya install pluginnya lagi, terimakasih sharing menariknya mba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *