Tips Lulus UKMPPD (UKDI)

Setiap lulusan Fakultas Kedokteran yang telah menyelesaikan kepaniteraan klinik di Rumah Sakit pendidikan, wajib mengikuti ujian kompetensi sebagai prasyarat untuk meraih gelar dokter.

Ujian kompetensi dokter ini dikenal dengan nama UKMPPD atau UKDI.

Banyak kontroversial tentang ujian ini, yang katanya proyek-lah, sistem penghambat-lah, ini-lah, itu-lah. Bagi saya itu bukan masalah, bukan hal yang harus dipikirkan sampai stres.

Malahan pernah loh ada beberapa rekan sejawat kita yang demo dan membuat petisi agar UKMPPD dihapus.

Saya bukannya kontra, tapi kalau kita merasa yakin bisa dan berkompeten, maka kita tidak perlu takut menghadapi ujian seperti ini. Toh tujuan kita kan menjadi dokter yang memiliki kompetensi.

Terkadang, beberapa teman sejawat adakalanya begitu cemas ketika mempersiapkan hari untuk mengikuti UKDI, padahal kamui saja mereka percaya kepada kemampuan diri, maka ujian ini tidaklah begitu merisaukan.

Ujian UKMPPD tidak jauh-jauh dengan kopetensi dokter yang sudah kita pelajari ketika di perkuliahan dan Koas dulu. Jadi jangan risau.

Yang penting disini adalah mental sejawat agar siap menghadapi UKDI / UKMPPPD.

Untuk membantu teman sejawat menghadapi UKDI / UKMPPD, saya ingin sedikit berbagi tips berdasarkan pengalaman saya.

Percaya diri

Bukan cuma soal nembak cewek saja yang perlu pede, ikut UKMPPD juga wajib pede.

Buang dulu rasa takut kamu yang berlebihan, jangan sampai rasa takut itu membuat mental kamu runtuh.

Di ujian ini, tidak hanya ilmu saja yang dibutuhkan, namun bagaimana kamu mampu mengendalikan diri sendiri sangat dibutuhkan.

Anggap saja ini hanyalah ujian biasa, kamu harus percaya diri bahwa kamu mampu menjawab soal-soal yang diberikan saat ujian.

Ibadah dan restu orang tua

Perbanyak ibadah lebih dari biasanya, perbanyak sedekah, jangan pelit. Kalau ada nenek-nenek nyebrang jalan, bantuin. Yakinlah saat membantu orang, kita pasti mendapatkan berkah.

Percayalah kuasa Allah akan mempermudah segalanya. Spiritual terbukti membuat kamu lebih tenang dan relax saat belajar.

Dan jangan lupa minta orang tua untuk selalu mendoakan kamu supaya kamu merasa tidak sendiri, jadikan orang tua sebagai tempat curhat dan bercerita ketika kamu lelah belajar.

Support dari pacar / pasangan

Ini penting, kamu butuh waktu sendiri supaya lebih fokus. Tidak boleh ada gangguan.

Ceritakan pada pacar kamu kalau kamu akan menghadapi UKMPPD, jadi minta support dari dia.

Stop dulu jalan-jalan tiap harinya, harus fokus UKMPPD. Kalau si pacar ngambek dan tidak pengertian, berarti pacar memang tidak peduli dengan masa depan kamu. Artinya dia bukan pacar yang baik, kalau begitu putusin aja.

Maka beruntunglah jomblo-jomblo yang akan menghadapi UKMPPD.

Belajar giat

Tidak ada mereka yang lulus UKDI / UKMPPD tanpa belajar, setiap usaha pasti mewakili hasilnya.
Jadi kalau ada teman kamu yang mengatakan dia lulus UKMPPD meski tanpa belajar, itu memang dianya jago.

Meskipun kamu merasa dirimu jago, kamu harus tetap belajar giat, jangan ambil resiko, supaya kamu lulus.

Tentukan metode belajar

Setiap orang memiliki gaya belajar masing-masing, saya sendiri lebih mudah memahami sebuah pembelajaran dengan cara membaca lalu menulis sesuai dengan apa yang saya pahami.

Saya hampir tidak pernah menghafal. Karna kalau menghafal sering kali lupa, jadi mending dipahami dulu, kalau memang perlu baru dihafal.

Jadi, cari dulu bagaimana cara paling nyaman kamu belajar, setelah itu baru kita masuk ke konsep persiapan belajar untuk UKDI.

Konsep persiapan belajar UKDI

Ini banyak sekali teori-teori cara belajar efektif untuk UKMPPD, saya sendiri menggunakan konsep persiapan UKMPPD dengan waktu belajar efektif bagi saya.

Bagi kamu yang cocok dengan konsep belajar saya, boleh kamu ikuti. Namun sekiranya cara belajar saya tidak cocok untuk kamu, silahkan cari konsep yang sesuai dengan kamu, dan jangan ragu meminta saran dari senior-senior kamu.

Nah, begini konsep belajar saya:

Belajar UKMPPD tidak bisa hanya seminggu, atau satu malam. Persiapan harus jauh-jauh hari.
Persiapan belajar UKDI minimal 1 bulan sebelum hari H. Jika waktu kamu lebih banyak, maka akan lebih menguntungkan. Tapi ada lho yang tidak belajar malah lulus UKMPPD, itu kembali ke kemampuan diri masing-masing.

Setiap hari, wajib belajar minimal 2 jam. Saya lebih menyukai belajar malam hari karena kondisinya yang lebih tenang. Apa boleh belajar kurang dari 2 jam? Itu tergantung kamu, tapi saya pikir kamu memang perlu sedikit belajar lebih ekstra demi UKMPPD.

Ingat, simpan jauh-jauh hape kamu. Karena takutnya hape bisa mengganggu konsentrasi saat belajar. Jangan pernah buka fb, twitter atau path ketika belajar.

Siapkan kopi dan cemilan. Supaya belajar lebih menyenangkan.

Pastikan kamu belajar terstruktur. Misalnya hari pertama kamu belajar kasus neurologi, maka kamu pelajari semua kasus neurologi yang kompetensi 4, sebagian kompetensi 3B dan 3A yang sering kamu dapatkan kasusnya ketika koas dulu.

Jangan terlalu pusing untuk mempelajari semua kasus. Karena tidak ada waktu lagi untuk kamu pahami semua.

Ingat, yang diuji adalah kompetensi dokter umum. Maka cukup tingkat keilmuan dokter umum saja yang dipelajari.

Bahas soal minimal 50 soal tiap harinya. Soal yang kamu bahas adalah soal tentang topik yang kamu pelajari di hari itu. Misalnya kamu belajar neurologi, maka kamu cukup bahas 50 soal neurologi saja. Soal kasus lain boleh kamu tinggali dulu, dibahas nanti kalau kamu sudah pelajari topik kasusnya.

Jadi dengan cara begitu lebih efektif untuk kamu memahami bagaimana desain soal tiap topiknya.

Keuntungan kedua, dapat mengurangi stres kamu ketika kamu tidak mampu menjawab soal latihan karena belum dipelajari topiknya.

Keuntungan ketiga, akan lebih banyak menghemat waktu. Kamu tidak perlu mencari lagi jawaban satu persatu, karena kamu sudah tahu jawabannya.

Jangan pernah berpikir kalau kamu hanya belajar untuk CBT saja, kamu harus belajar CBT sekaligus OSCE dalam waktu bersamaan. Karena teori untuk CBT dan OSCE tetap sama, tidak bisa dipisahkan.

Try Out dan Refresing

Cobalah jawab 200 soal tiap hari minggunya, gunakan pengukur waktu 200 menit untuk melatih kecepatan kamu menjawab soal.

Soal yang dibahas adalah soal yang topiknya sudah dipelajari dalam seminggu itu. Ingat, tinggalkan soal yang belum kamu bahas teorinya.

Jangan lupa juga refresing, ngumpul bareng teman setelah kamu berlatih try out. Ini penting untuk mengurangi beban pikiran kamu.

Atau kamu juga bisa ajak pacar untuk jalan-jalan 2 jam saja, sambil memperbaiki hubungan kamu dengan si dia.

Bimbingan atau belajar kelompok

Ikut bimbingan tidaklah wajib, namun akan lebih baik jika kamu ikut bimbingan supaya belajar kamu lebih efektif. Karena biasanya apa yang kita pelajari dirumah mungkin ada yang terlewatkan, dan dibimbel kita mendapatkannya.

Selain itu, kita juga mendapatkan teman belajar di bimbel sehingga lebih mempermudah kita untuk bertukar pikiran.

Namun jika kamu tidak ikut bimbingan belajar juga tidak apa-apa, tapi paling tidak buatlah kelompok belajar agar belajar kamu lebih efektif.

Luangkan saja 2 jam waktu sore hari kamu untuk belajar bareng teman yang akan mengikuti UKMPPD bareng kamu. Buat kelompok belajar.

Memilih kelompok belajar itu penting, tidak semua teman bisa diajakin untuk membuat kelompok belajar, kalau kita salah memilih teman untuk belajar, efeknya akan menghambat belajar kita sendiri.

Kelompok belajar efektif adalah kelompok belajar yang beranggotakan minimal 3 orang dan maksimal 6 orang. Tidak boleh kurang atau lebih dari ketentuan itu.

Pilih kelompok belajar dengan anggota seperti ini:

  • Harus ada satu orang yang cerdas, yang bisa meluruskan apa-apa yang tidak dipahami;
  • Harus ada satu orang yang lucu dan suka ngelawak, ini supaya suasana lebih cair dan; menyenangkan;
  • Harus ada satu orang anak kaya atau berduit, sebagai sumber duit untuk foto kopi ini itu, untuk beli cemilan atau lainnya
  • Harus ada satu orang yang tukang gosip, sebagai sumber informasi tentang apapun yang berhubungan dengan UKMPPD;
  • Harus ada satu orang tukang download, yang ini tugasnya untuk download-download soal di internet;
  • Anggota yang terakhir boleh ada boleh ngga, soalnya cuma pelengkap saja atau sebagai anggota hore-hore. Kalau bukan orang yang saya sebutkan diatas, berarti kamu tergolong dalam orang yang ada di poin ini. Tugas kamu hanya ikut-ikut saja, jangan berisik, dan biarkan mereka nyaman dengan kamu.

Kumpulkan dan download soal

Nah, untuk sementara ini sepertinya kamu wajib menjadi anak nongkrong untuk sebulanan.

Sekalian refresing di kafe, jangan lupa bawa laptop supaya kamu bisa mendownload soal-soal di internet. Sering-sering juga saling share koleksi soal bersama teman-teman.

Oke, sekarang kamu sudah mengetahui tips-tips belajar untuk UKMPPD, sekarang apa yang harus kamu lakukan ketika hari H?

Ketika CBT

  1. Jangan lupa makan sebelum CBT,
  2. Telpon orang tua di kampung, minta didoakan supaya ujiannya lancar,
  3. Perbanyak doa sebelum menjawab soal CBT,
  4. Santai, jangan panic, yakinlah dalam hati kalau kamu bisa menjawab soalnya,
  5. Jawablah soal sebaik mungkin, ingatlah waktu, satu menit untuk satu soal,
  6. Jika ada soal yang tidak kamu tahu jawabannya, maka lanjut saja ke soal kedua, jangan buang-buang waktu disoal yang tidak tahu jawabannya,
  7. Nanti kalau sudah selesai, baru cek soal yang belum kamu jawab.

Ketika OSCE

  1. Jangan lupa makan sebelum OSCE,
  2. Telpon orang tua di kampung, minta didoakan supaya ujiannya lancar,
  3. Perbanyak doa sebelum OSCE,
  4. Santai, jangan panik, yakinlah dalam hati kalau kamu bisa,
  5. Ingat, berbicara seperti seorang dokter, dan berjalan seperti seorang dokter. Anggap yang didepan kamu adalah pasien kamu, dan kamu hanya cukup lakukan apa yang harus kamu lakukan,
  6. Perkuat anamnesis dan Pemeriksaan fisik, karena poin ini yang paling banyak penilaiannya,
  7. Tiap station, kita diberi 15 menit untuk menyelesaikan ujiannya, maka gunakan waktu 12 menit pertama (sebelum bunyi bel 3 menit terakhir) untuk habis-habisan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Baru 3 menit terakhir kamu lakukan pemeriksaan penunjang, diagnosis, dan resep. Dengan cara seperti ini, saya yakin nilai ujian kamu akan lebih maksimal.
  8. Ada beberapa station khusus yang benar-benar harus kamu kuasai pemeriksaan fisiknya, misalnya di station neurologi, artinya apapun kasusnya, lakukan saja semua pemeriksaan neurologi, apakah itu pemeriksaan reflek patologi, reflek fisiologi, pemeriksaan nervus kranial. Baru setelah itu pemeriksaan khusus menurut kasus, misalnya dix hall-pike, rhomberg, dan lainnya.

Reward

Kamu sudah mati-matian untuk mempersiapkan diri untuk UKMPPD, kini waktunya kamu memanjakan diri dengan cara apapun yang kamu senangi, entah itu liburan, pulang kampung, atau ikut pasantren kilat.

Kebetulan saya sangat menyukai kegiatan mendaki gunung, maka ketika hari setelah saya menyelesaikan UKMPPD, esok harinya saya langsung pergi mendaki ke gunung bersama teman-teman pendaki lainnya.

Penutup

Demikian tips ampuh lulus UKMPPD versi saya. Ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya. Sekamuinya tips-tips ini tidak cocok untuk kamu, bilah di modifikasi dengan versi kamu sendiri.

By the way, saya baru menyelesaikan sebuah tool pengkodean ICD-10 yang mungkin akan sangat berguna kamu kedepannya. Silahkan dicoba tool ICD-10 ini.

Saya doakan semoga kamu mampu menyelesaikan ujian UKMPPD dengan baik dan lulus menjadi dokter yang berkompeten.

2 Replies to “Tips Lulus UKMPPD (UKDI)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *