Drop Out Lalu Sukses? Eits Tunggu Dulu!


monzaaulia@outlook.com (28 Oktober 2017) - Tentu kita pernah mendengar kisah mereka yang pernah DO dari kampus dan akhirnya mereka sukses meski bukan sarjana. Sekilas memang kisah tersebut sangat menggugah semangat, ingin rasanya seperti mereka, berhenti kuliah lalu menjadi sukses.

Tapi apakah benar seperti itu? sayangnya kebanyakan dari kita termakan mentah-mentah dengan kisah sukses tersebut tanpa sadar dengan kemampuan diri, apalagi motivator-motivator yang tidak bertanggung jawab melemparkan argumen tanpa berfikir efek negatifnya.

Nah sekarang kita coba gali lagi kisah mereka yang sukses meski DO dari kampus.

Steve Jobs

Siapa yang tidak kenal dengan sosok yang bernama Steve Jobs, seorang pendiri perusahaan IT raksasa Apple ini dikenal sebagai seorang yang perfeksionis, dan dia adalah tokoh sukses yang pernah DO dari kampus. Selain cerdas dibidang elektronik, Steve Jobs juga punya jiwa bisnis dan jiwa seni yang tinggi, maka tidak heran Apple dikenal sebagai pionir yang begitu revolusiner.

Pelajaran yang dapat kita petik, Steve Jobs sudah mahir elektronik dan komputer walaupun di DO. Coba kamu analisa? Apa karena DO nya yang membuat ia sukses? bukan, itu karena kemampuan elektronik, otak bisnis dan jiwa seninya jauh melebihi mahasiswa yang lulus S1 kala itu.

Bill gates

Bill gates lahir dari keluarga orang kaya, hal yang membuatnya DO adalah kejeniusan dan otak bisnis yang jauh diatas lulusan S1 kala itu. Perlu diketahui, Bill gates sudah mampu menguasai pemprograman komputer sejak usianya masih 13 tahun. Saat era komputer mulai bangkit, dia dan rekannya Paul Alen membuat bahasa pemrograman basic. Kita saja bahkan tidak tahu apa itu pemprograman basic, boro-boro membuatnya.

Bahkan kala itu, kemampuan pemprograman Bill gates melebihi kemampuan lulusan S2 bahkan S3. Sekarang lihat, dia DO dari kampus apa karena malas atau bodoh? Tidak, dia memilih keluar dari kampus karena kejeniusan jauh diatas tingkat lulusan manapun.

Mark Zuckerberg

Nah ini dia yang paling fenomenal, si miliuner muda yang telah menciptakan facebook ini keluar dari kampus bukan karena bodoh, tapi karena facebook kala itu tembus 1 juta pengguna dan dia lebih memilih fokus untuk mengembangkan social network yang dia ciptakan. Selain itu, dia terlalu jenius dibidang pemprograman dan kuliah terlalu mudah baginya.

Seperti halnya Bill Gates, Mark pertama kali membuat program komputer pada saat dia masih berusia 13 tahun. Nah, kala itu teman temannya masih suka main game, si Mark ini justru membuat Game. Kemampuan hacking dan programmingnya juga termasuk jempolan.

Sekarang, lihatlah diri kamu. Saya ingin bertanya: "Apakah kamu memiliki kemampuan seperti mereka? masih yakin DO lalu sukses?"

Saya tidak bodoh, saya juga jago hacking, coding dan jaringan!

Seandainya kamu memang sudah sejago mereka, tetap saran saya untuk terus lanjutkan kuliah. Kamu tetap boleh bereksperimen, mendirikan perusahaan tanpa perlu meninggalkan bangku kuliah. Menjadi mahasiswa itu membentuk karakter, apa yang kamu dapat ketika dimasa kuliah suatu hari akan berguna untuk bisnis di masa depanmu.

Selain itu, ingatlah orang tua. Meski kamu punya mimpi yang besar, orang tua juga punya mimpi besar terhadap kamu, melihat kamu memakai toga sambil sumringah di depan lensa foto. Jangan egois mengejar mimpi kamu sendiri, apalagi dengan cara DO dari kampus. Orang tua kamu cuma inginkan ijazah, meski ijazah itu tidak kamu butuhkan saat sudah jadi bos.

Nah sekarang coba kita lihat mereka yang sukses tanpa harus di-DO

Larry Page

Dia adalah pendiri Google, Larry Page mendirikan Google bersama temannya Sergey Brin. Page memperoleh gelar Bachelor of Science dalam teknik komputer dari Universitas Michigan dengan pujian dan seorang lulusan Master dari Universitas Stanford di inggris. Menurut Forbes, Page mempunyai perkiraan kekayaan bersih sebesar AS$12,8 miliar, membuatnya orang nomor 27 terkaya di dunia (satu tempat di belakang pendiri lain Google, Sergey Brin).

Jeffrey Preston Bezos

Pendiri Amazon, salah satu orang masuk kedalam deretan 10 orang terkaya didunia. Berkarya tidak harus dimulai dari DO, dia termasuk lulusan dari ilmu komputer dan teknik listrik.

Saya tidak bermaksud untuk meruntuhkan semangat jadi pengusaha, mendirikan lapangan kerja, dan jadi bos. Tidak harus melewati fase DO, kamu juga bisa jadi pengusaha, mendirikan lapangan kerja, dan bahkan jadi bos di perusahaan sendiri.

Nah, saran saya, janganlah berpikir pendek, lanjutkan kuliah sambil terus mengejar mimpi jadi pengusaha. Kalau memang usaha kamu sudah sangat berkembang pesat, kamu yakin untuk fokus ke usaha sukses kamu, dan kamu ingin DO dari kampus, panjatkanlah doa pada Allah agar dimudahkan untuk mengambil keputusan, dan mintalah pendapat orang tua.

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

0 Response to "Drop Out Lalu Sukses? Eits Tunggu Dulu!"

Post a Comment