Lebih Baik Dirikan Toko Online Daripada Cuma Ngimpi Sukses dengan Jejaring Sosial


monzaaulia@outlook.com (26 Maret 2017) - Dunia internet juga berlaku seleksi alam, siapapun yang tidak mampu bertahan dengan perkembangan pasar, maka dia akan tergerus dan dimakan zaman. Yang tinggal hanyalah website-website berkualitas.

Dulu saya pernah menulis artikel di blog lain yang cukup membuat penggiat startup model ini panas kuping. Saya hanya ingin blak-blakan, saya tidak begitu mengkhawatirkan mereka marah-marah pada saya, yang ada dipikiran saya adalah menyelamatkan generasi muda yang ingin berkecimbung dalam dunia bisnis internet.

Ada satu lagi model yang harus kita hindari, yaitu startup jejaring sosial. Kita ambil contoh Buzzbuddies, Fupei, Sebangsa dan Koprol yang katanya jejaring sosial buatan lokal.

Kalau orang awam kesasar ke Buzzbuddies, Fupei, Sebangsa dan Koprol. Saat masuk, jelas beberapa situs ini mirip seperti facebook, twitter, dan googleplus. Terus bedanya dengan jejaring raksasa sekelas facebook apa? tidak ada yang unik, kalau adapun saya pikir belum bisa menggeser jejaring raksasa, dan tidak ada nilai disisi bisnisnya.

Tahukah anda berapa jumlah pengunjung dari buzzbuddies.com? Kita perkirakan saja ya, kalau seandainya situs memiliki alexa rank 200.000, maka kemungkinan pengunjung 50 hingga 100 orang. Nah buzzbuddies.com ternyata alexa rank-nya 321,222, boleh dikira-kira sendiri berapa pengunjungnya.

Fupei dan Koprol, kemana mereka? Fupei tidak bisa diakses lagi situsnya, saya pikir mereka sudah menutup layanannya. Koprol sedikit bernasib baik saat Yahoo membelinya, tapi ujung-ujungnya koprol juga ditutup oleh Yahoo.

Dan masihkah anda ingat dengan jejaring sosial salingsapa yang dibuat oleh anak SD? dulu situs tersebut banyak yang meramalkan bakal sukses di pasar lokal, begitu fenomenal. Tapi sekarang kemana rimbanya? jelas, hukum alam berlaku disini.

Saat orang dihadapkan dengan pilihan antara fupei, Koprol, Salingsapa, buzzbuddies, dan facebook, maka orang-orang pasti lebih memilih menghabiskan waktunya dalam facebook.

Facebook, Twitter, dan Googleplus telah merajai dunia jejaring sosial dengan modal dan keunikannya masing-masing, sangat sulit menggeser mereka. Jika anda ingin membangun jejaring sosial, anda hanya dianggap sebagai pemain kacangan yang cuma numpang hidup di ranah jejaring sosial.

Saran saya, lupakan mimpi anda mendirikan jejaring sosial kalau anda benar-benar tidak siap, apalagi sekarang ini model bisnis jejaring sosial tidak cocok untuk anda mimpikan.

Tapi saya berhak dong untuk bermimpi!

Saya tetap menyarankan anda untuk mengubur mimpi sukses di bisnis jejaring sosial. Tidak perlu sukses seperti Mark Z (pendiri facebook), cukuplah sukses dengan cara anda sendiri.

Ranah internet butuh inovasi, lain dari yang lain. Anda butuh ide besar dan unik untuk berhasil. Kalau hanya menjiplak ide, maka kekuatan anda harus jauh lebih besar dari kekuatan si pelopor, itupun belum tentu bisa menggeser si pelopor. Contohnya Googlepus yang ingin menggeser Facebook tapi gagal.

Jangan cuma kritik, apa solusinya?

Saya lebih senang menyarankan anda untuk membuka toko online ketimbang bermimpi disiang bolong sukses diranah jejaring sosial. Contoh yang mau saya tampilkan yakni toko online jilbabinstan.net. Website ini menjadi rangking 20.000 di Indonesia merupakan hal yang hebat, apalagi keywordnya bersaing dengan situs besar sekelas Lazada dan Blibli di halaman pertama Google.

Saya memperkirakan ada lebih dari 500-1000 unik visitor perhari yang mengunjungi website Jilbabinstan.net. Dari 500 visitor, perkirakan saja 1% atau 5 orang yang membeli, seandainya 1 produk mendapat untung Rp.20.000, maka sehari mendapat untung Rp.100.000.

Mendapatkan untung 3 juta tiap bulan dari toko online bagi saya itu sudah sukses, bagi saya anda telah berhasil di bisnis internet, ketimbang bermimpi mendirikan jejaring sosial lokal dan berharap suntikan dana 200 milyar dari investor.

Bayangkan saja, misalnya anda seorang pegawai yang mendapat gaji bulanan 3 jutaan, lalu ditambah uang sampingan dari toko online 3 jutaan, maka pendapatan bulanan anda menjadi 6 juta. Nah, itukan sudah sangat membantu meningkatkan perekonomian keluarga, apalagi toko online anda sangat prospek menjadi lebih besar lagi.

Jikapun anda ngotot ingin mendirikan startup yang besar, maka sangat saya sarankan untuk mendirikan startup seperti tees.co.id, jelas ada layanan yang di jual, jelas arah bisnisnya, bukan hanya menjadi webiste yang hidup sekali lalu –tak lama kemudian–  mati dan tak berarti.

Satu lagi, bagi anda yang sudah terjun ke dunia adsense, tidak ada salahnya anda juga terjun di dunia jual beli online. Karena jual beli online lebih stabil pendapatannya ketimbang adsense yang kadangkala fluktuasi.

Tapi tidak harus jual beli online sih, bagi anda seorang publisher adsense, mencoba peruntungan di bisnis real adalah salah satu kesempatan yang patut anda pertimbangkan.

Akhir kata, saya mohon maaf sekali jika banyak yang tersinggung dengan tulisan saya. Tapi tabir ini perlu saya ungkap dengan tajam supaya mata dan wawasan anda terbuka.

Meski ini membuat luka gores di hati, paling tidak anda tidak jatuh ke dalam lubang yang telah banyak orang menyesalinya. Ingatlah, saya menulis ini tidak dibayar, saya pun tidak ingin menggurui, saya ingin menyampaikan apa yang seharusnya yang perlu diketahui oleh para penggiat bisnis internet.

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

0 Response to "Lebih Baik Dirikan Toko Online Daripada Cuma Ngimpi Sukses dengan Jejaring Sosial"

Post a Comment