Panduan Lengkap Membuat Website dengan Platform WordPress

monzaaulia@outlook.com (29 Juni 2016) - Masih ingatkah dulu saya pernah berkata, ilmu PHP itu memang penting, tapi rasanya sudah bukan waktu lagi anda perlu mempelajari ilmu PHP dari dasar, apalagi harus memahami tiap baris kode yang berjelimet itu. Mending belajar yang instant saja, apa itu? Ya apalagi kalau bukan platform CMS.

Hampir semua CMS dasarnya PHP, jadi dengan mempelajari CMS anda sudah mempelajari PHP secara tidak langsung. Toh tujuannya kan anda ingin membuat website saja. Kalau memang niat ingin belajar PHP, silahkan saja, banyak kok panduan PHP di internet.

Pada artikel sebelumnya sudah saya paparkan sedikit tentang CMS. CMS itu banyak sekali kawan, ada WordPress, Joomla, Prado, Drupal, PHPnuke, dan lainnya. Anda tidak perlu mempelajari semua, cukup pelajari satu saja diantara banyaknya CMS. Saran saya pelajari saja WordPress.

Kenapa kita memilih WordPress? itu karena WordPress adalah CMS yang paling popular dan paling cepat perkembangannya. Apalagi WordPress didukung oleh komunitas developer yang sangat besar, sehingga WordPress kian berkembang dari waktu ke waktu.

Saking hebatnya, bahkan WordPress sudah banyak digunakan oleh web-web besar semisal The New York Times, Forbes, CNN dan portal lainnya. Di Indonesia sendiri banyak sekali portal yang menggunakan WordPress sebagai platform website. Apalagi dalam statistik penggunaan WordPress, Indonesia merupakan negara tersebar ketiga yang menggunakan CMS berbasis open source ini.

Karena platform ini open source, anda boleh membuat atau memodifikasi fitur apapun yang ada di WordPress sesuai kebutuhan anda. WordPress sendiri dapat anda unduh secara gratis di WordPress.org

Ngomong-ngomong, sebenarnya WordPress itu ada dua, yaitu WordPress.com dan WordPress.org. Keduanya berbeda, dimana bedanya?

WordPress.com dikenal sebagai hosted platform, atau WordPress yang sudah ada hostingnya. Anda cukup mendaftar di WordPress.com seperti anda mendaftar blogger.com, setelah daftar anda langsung bisa gunakan secara gratis.

WordPress.com sering digunakan untuk membuat blog pribadi, meskipun ada juga yang digunakan untuk jualan. Jika anda gunakan versi gratisnya, anda tidak diperkenankan mengutak-atik script, menambah plugin, atau menambah theme yang berasal dari luar. Itu kelemahan WordPress.com.

Tapi sebenarnya WordPress.com ada versi premium, anda perlu membayar sekian dolar untuk mendapatkan fitur lebih, misalnya costum domain dan lainnya. Saya sebenarnya tidak begitu tahu apa saja yang kita peroleh jika menggunakan versi premium, karena belum pernah coba sama sekali. Contoh situs yang menggunakan WordPress versi premium adalah GigaOm.com

Mendaftar WordPress.com sama seperti anda mendaftar Blogger.com, tinggal masukkan email dan username yang anda inginkan, setelah itu jadilah blog dengan alamat nama-anda.wordpress.com (sama seperti nama-anda.blogspot.co.id).

Saya tidak tahu apakah WordPress.com dapat menambah costum domain layaknya blogger.com atau tidak, karena saya sudah lama tidak membuka WordPress.com. Jika anda penasaran, boleh anda mencobanya dulu.

Berbeda dengan WordPress.org, karena ini open source maka anda boleh melakukan apapun sesuka hati untuk mempermaknya. Anda tidak dibatasi apapun. WordPress.org dikenal dengan sebutan WordPress self hosted, artinya untuk membuat web atau blog dari WordPress.org, anda perlu domain dan hosting sendiri.

Dalam artikel ini saya tidak menuntun anda sekedar untuk membuat blog, tapi saya ingin menuntun anda untuk membuat website sendiri. Nah, karena tujuan kita adalah membuat website, maka saya akan membahas bagaimana membuat website dengan menggunakan CMS WordPress.

Install Wordpress Self Hosted

Sebelum menginstall WordPress, pastikan anda sudah memiliki hosting dan domain. Kalau belum, baca panduan bagaimana cara memilih hosting dan domain terbaik.( Hosting: Rekomendasi WebHosting Lokal dan Luar Negeri Terbaik, Domain: Teknik Memilih Domain agar Berhasil Memenangkan Halaman 1 Google)

Jika anda membeli hosting di webhosting lokal, hawkhost, dan Hostgator, anda akan mendapatkan fitur Cpanel. Namun jika anda membeli di tempat lain, terkadang mereka tidak menggunakan cpanel, mereka menggunakan panel sendiri. Tapi tidak perlu khawatir, tampilan memang berbeda, tapi fiturnya hampir sama. Kalau anda masih baru dan belum berpengalaman, maka sarankan untuk membeli hosting di webhosting lokal saja.

Untuk menginstall WordPress ada 2 cara, yang pertama dengan cara manual dan yang kedua dengan cara otomatis.

Jika memilih cara manual, kita perlu meng-upload semua berkas wordpress.zip ke direktori hosting. Upload bisa langsung via cpanel atau bisa juga dengan menggunakan bantuan aplikasi ftp seperti Filezilla.

Bagi pemula, akan cukup membingungkan kalau menginstall cara manual. Karena selain anda meng-upload wordpress.zip, anda perlu membuat database dan user databasenya juga. Selain itu, kelemahan dengan cara manual, banyak waktu yang terbuang (bisa 15-30 menit) untuk upload berkasnya saja, belum lagi pemborosan data internet, ditambah lagi jika ada salah satu file berkas yang gagal ter-upload maka bisa error WordPress nya.

Saya sarankan kita menginstall dengan cara otomatis saja, yaitu kita menggunakan bantuan aplikasi Softaculous. Aplikasi ini merupakan aplikasi installer CMS yang dapat menginstall WordPress dengan cara otomatis, hanya butuh waktu 5 menit saja.

Dengan aplikasi Softaculous anda tidak perlu dipusingkan dengan database atau lainnya, semua akan dijalankan oleh aplikasi ini.

Selain WordPress, anda juga dapat menginstall CMS lain dengan menggunakan Softaculous. Ada banyak sekali koleksi CMS yang tersedia di Softaculous, anda tinggal pilih lalu install.

Oke, sudah siap untuk install WordPress?

Jika anda sudah menyewa hosting dan mendaftarkan domain, anda akan mendapatkan email yang isinya username dan password untuk mengakses cpanel website anda.

1. Masuk ke Cpanel

Untuk masuk ke cpanel, silahkan ketik alamat url “nama-website.com/cpanel”. Anda nanti akan dialihkan halaman login dashboard. Masukkan username dan password yang anda dapatkan dari email penyedia hosting.


2. Cari Softaculous Apps Installer


Lokasi Softaculous berada paling bawah. Selain Softaculous, anda juga bisa menggunakan Fantastico. Jika anda sudah menemukan Softaculous, tinggal klik saja disana.

3. Install WordPress

Lalu tekan tombol install pada logo WordPress.


4. Setting Softaculous

Software Setup


Choose Protocol : pilih http:// atau http://www (boleh salah satu)
Choose Domain: tetap gunakan domain utama
In Directory: kosongkan bagian ini

Site Settings: kosongkan semua kolom dibagian ini. Karena nanti kita gunakan plugin saja.
Isikan admin username, admin password dan email. Jangan gunakan username “admin”, karena mudah diretas. Gunakan username yang sulit ditebak dan gunakan generate password untuk membuat password random (icon kunci).

Pilih bahasa dan conteng Loginizer (fungsi untuk keamanan)

Klik Advanced Options, pada Database Name dan Table Prefix silahkan ganti dengan karakter lain: misalnya database: wp79 dan table prefix: yt55_

Untuk theme biarkan saja dulu, nanti kita cari theme yang lain di direktorinya.

5. Tekan tombol install

Jika sudah, tekan tombol install yang berwarna biru.

Selesai, mudah kan? Untuk cara manual tidak perlu dibahas. Sama saja, yang ada malah bikin pusing, kalau ada yang instant, buat apa milih yang rumit.

Nah, sekarang silahkan cek web baru anda di http://nama-website.com

Selamat, anda sudah berhasil meng-install platform wordpress, sekarang waktunya kita mulai atur website baru anda.

Pengenalan Dashboard WordPress

Dashboard ini adalah tempat anda mengatur segala aspek website anda, dari menambah artikel, mengganti theme, menambah plugin, hingga mengedit HTML pun bisa dari sini.

1. Logi ke Dashboar (halaman admin)

Untuk mengakses dashboard, anda masuk ke URL ini: http://nama-website-com/wp-admin
Anda login dengan username dan password yang anda daftarkan ketika menginstall WordPress.

2. Membuat postingan dan kategori


Di bagian atas merupakan tempat judul artikel, dan tersedia bagian text editor plus toolbar yang cukup lengkap. Ada yang fungsinya menambah gambar, memiringkan, menebalkan kata, bahkan mengatur readmore.

Sebelah kanan ada tombol publish jika anda ingin menerbitkan artikel, dan dibawahnya ada pilihan kategori yang bisa anda pilih. Anda bisa menambahkan kategori dengan meng-klik link add new category.

Beberapa fitur lainnya misalnya menambahkan media dapat anda eksplorasi sendiri, semua ada di toolbar.

3. Menambah Media

Selain menambah via toolbar, anda juga bisa menambah dan mengatur media via laman Media. Disana ada Library tempat koleksi foto-foto anda dan Add New jika anda ingin menambah media (gambar/video).


4. Pages

Disini anda bisa menambah halaman dan mengatur halaman. Penggunaannya sama seperi anda memposting artikel, cuma kedudukannya saja yang berbeda.

5. Install dan mengganti Theme

Ketika anda baru saja menginstall WordPress, akan akan mendapati tiga theme bawaan. Anda bisa memilih theme lain jika mau dengan cara mendownload dari direktori WordPress atau theme yang anda dapatkan di internet.

Untuk mengganti theme dengan theme yang ada di direktori WordPress, anda tinggal klik Appearance > Themes pada dashboard. Lalu klik tombol Add New pada bagian atas.


Nah, tinggal pilih mau menggunakan theme yang mana. Semua yang ada disini gratis, tinggal install saja. Setelah install, tinggal anda aktifkan saja.

Jika anda mengunduh theme dari luar, anda bisa upload dengan cara menekan tombol Upload pada bagian atas. Ingat, file theme wajib dikompres ke dalam .zip terlebih dahulu.

Di Appearance juga ada fitur Editor yang bisa anda gunakan mengedit HTML, CSS dan PHP pada theme anda. Jadi kita tidak perlu lagi mengeluarkan file dari direktori hosting untuk sekedar perbaiki file.

6. Install Plugin

Keunggulan WordPress.org karena ada pluginnya, sehingga kita dapat meningkatkan fitur dan pemforma dari website kita tanpa perlu menyentuh script code sedikitpun.


Untuk menginstall plugin, klik Plugins > Add New. Ada puluhan ribu plugin yang tersedia, install yang perlu-perlu saja, jangan install plugin yang tidak perlu, karena itu bisa memperberat website anda.

Plugin-plugin yang wajib anda install adalah:

Akismet
Secara otomatis plugin ini sudah terinstall, tinggal anda aktifkan saja. Fungsinya untuk mencegah komentar spam datang ke kolom komentar web anda.

All-in-one SEO Pack
Fungsinya untuk mengoptimalkan web anda supaya friendly dengan mesin pencari. Disini anda bisa menambahkan title dan description web anda.

WP Super Cache
Fungsi plugin ini menyimpan laman static dari web anda, sehingga akses web anda jadi semakin cepat.

UpdraftPlus WordPress Backup Plugin
Fungsinya: menyimpan file-file cadangan website ada ke tempat penyimpanan online lainnya (misalnya Google Drive), misalnya ketika ada masalah di web anda, anda masih ada file cadangannya di Google Drive.

Keempat diatas adalah plugin dasar yang seharusnya wajib ada di web anda, nah untuk plugin lain bisa anda sesuaikan kebutuhan. Ingat, gunakan plugin yang anda butuhkan saja, tidak perlu menginstall banyak plugin.

Plugin-plugin diatas bisa anda searching melalui halaman direktori plugin yang ada di dashboard anda.

7. Setting Tambahan WordPress

Setting General
Site Title: kosongkan saja
Tagline: kosongkan saja
WordPress Address (URL) :  biarkan saja seperti itu
Site Address (URL) :  biarkan saja seperti itu
Email Address : isikan email admin
Timezone : pilih Jakarta
Date Format, Time Format, Week Starts On, dan Site Language: sesuai selera.

Permalink
Pilihan terbaik adalah mode Post name.

Oleh-oleh

Saya kira saya sudah menjelaskan tentang apa-apa yang perlu anda lakukan untuk memiliki sebuah website. Anda sudah mengenal HTML, CSS bahkan anda sudah tahu bagaimana memilih hosting dan domain yang tepat.

Panduan WordPress ini merupakan seri penutup dari artikel membuat website sendiri. Ya semoga apa yang sudah kita bahas sejak sebulan kemarin bermanfaat untuk anda yang ingin atau akan terjun kedalam dunia internet lebih serius lagi.

Apakah pembelajaran sudah berakhir? Tentu tidak, web anda baru saja dibangun dan masih sangat standar, anda perlu kembangkan lagi. Saya tidak mungkin bisa membahas keseluruhannya, karena ada banyak topik diluar tentang website yang ingin saya bahas, terutama tentang menghasilkan duit dari internet.

Sebenarnya tujuan utama saya adalah membahas tentang bagaimana menghasilkan uang di internet, namun akan sulit dilakukan jika anda belum memiliki website, maka itu saya bahas dulu tentang cara membuat website.

Yang harus anda lakukan terhadap website anda kedepannya adalah sebagai berikut:

1. Menambah favicon. Ini adalah logo kecil yang ada di tab browser anda. Cara mudahnya anda perlu file jenis ico. Untuk mengubah jpg/png ke ico bisa gunakan tool favicon.cc

2. Pelajari semua fitur yang ada di WordPress. Saya tidak mungkin membahas semua, anda bisa pelajari sendiri secara berlahan, coba-coba saja.

3. Pasang statistic web. Yang saya rekomendasikan adalah Google Analytics, ini statistic paling akurat, pelajari tentang ini.

4. Daftar web anda ke Google/Bing/Yahoo Webmaster. Ini juga untuk menilai pemforma web anda sekaligus agar web anda cepat terindex.

5. Install plugin yang mungkin anda butuhkan. Misalnya plugin untuk form email dan sebagainya.

6. Tulia artikel yang menarik dan promosikan web anda.

Penutup

Saya berusaha menjelas dengan cara yang mudah dan instant, kalau saya bahas semua jalan membuat website dengan WordPress, nanti takutnya banyak yang bingung akhirnya menyerah. Saya pikir ini sudah saya kompres tulisannya sesimpel mungkin.

Lupakan yang rumit, kita gunakan yang mudah saja, supaya muncul kalimat dalam hati “loh ternyata gini doang? Mudah sekali”. Install WordPress memang mudah, tidak rumit, hanya hitungan menit kok. Yang penting anda tahu langkah-langkahnya saja.
Semenjak lahirnya WordPress, paradigm membuat web yang dulunya dikenal rumit, kita seperti menjentikkan jari tangan.
- Monza Aulia -
Jika ada kendala atau anda masih bingung, anda bisa mencari jawabannya terlebih dahulu di Google. Namun jika jawabannya yang diinginkan tidak ada, tak perlu sungkan untuk diskusikan langsung via email saya atau komentar blog.

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

Rekomendasi WebHosting Lokal dan Luar Negeri Terbaik

monzaaulia@outlook.com (25 Juni 2016) - Sama seperti domain, memilih hosting tidaklah boleh sembarangan. Memang kehilangan hosting tidak sebahaya kehilangan domain, tapi tetap saja fatal jika hosting yang kita sewa ternyata abal-abal. Efeknya dimana? Tentu efek yang paling mempengaruhi adalah lambatnya akses pengunjung ke web kita, yang akhirnya pengunjung bakalan tutup web kita dan beralih ke web lain, apalagi web kompetitor yang sudah jadi musuh bebuyutan. Jangan sampai seperti itu.
Bahagia sekali malam ini saya bisa menulis full 3 jam, itu karena saya sedang jaga klinik sambil menulis artikel ini.
-Monza Aulia-
Saya akan memaparkan sedikit apa yang terjadi seandainya kita menggunakan hosting abal-abal:

Yang pertama, web kita bakal sering down, sehingga google sulit melacak tiap url yang ada dalam web kita, akhirnya rangking web pun menurun.

Kedua, web yang sering down membuat web tersebut lambat diakses, ujung-ujungnya pengunjung jadi malas menunggu kapan loading web kita berakhir. Kebanyakan dari mereka jika dalam waktu 3 menit web tidak bisa terbuka, maka mereka akan menutup tab web kita dan beralih ke web lainnya.

Ketiga, web rentan disusupi oleh malware. Ujung-ujungnya juga bikin lambat web kita dan yang paling parah malware menginfeksi sebagian besar file-file web.

Keempat, karena membeli hosting abal-abal tentu pengelolanya abal-abal. Kalau begitu jadinya, tiap ada kendala dengan hosting, kita jadi sulit menghubungi pihak webhosting.

Kelimat, webhosting abal-abal dengan kualitas buruk paling sering gulung tikar. Nah, kalau anda punya data di hosting mereka, siap-siap semua file web beserta database ikut tergulung sama mereka.

Ngomong-ngomong, webhosting abal-abal bukan hanya ada di Indonesia doang, ternyata di luar negeri banyak sekali webhosting abal-abal yang masuk ke pasar internasional. Gilanya, mereka sering sekali menggunakan promo $1 (one dollar) untuk pemakaian sepuasnya. Kalau ada yang seperti itu, patutnya anda ragu dengan kualitas hostingnya.

Oke, sebelum memilih hosting, pastikan dulu apa jenis web/blog anda, berapa bajet yang anda punya, dan dari negara mana target pengunjung web anda.

Apa jenis web anda?

Jika web anda adalah berupa toko online yang kemungkinan pengunjung bisa > 5K perhari, maka ada baiknya anda tidak memakai shared hosting, tapi langsung pakai VPS. Karena pengunjung web toko online menghabiskan waktu 15-30 menit untuk menelusuri isi seluruh web, hal itu mempengaruhi daya tampung web.

Namun jika blog anda adalah blog adsense, blog pribadi dan web perusahaan, maka shared hosting sudah cukuplah. Meskipun pengunjungnya >5K perhari. Ini berhubungan dengan realtime pengunjung yang berbeda dengan toko online dalam waktu bersamaan.

Tapi meski begitu, tidak semua shared hosting bisa menampungnya, maka nanti coba kita bahas shared hosting yang mana saja yang bisa menampung pengunjung yang >5K perhari.

Berapa bajet yang anda punya?

Semakin bandel hosting tersebut maka semakin mahal harganya, semakin besar bandwidth dan storage nya maka semakin mahal pula harganya, dan semakin tinggi ram nya tentu harga yang ditawarkan juga semakin tinggi. Untuk itu pastikan dulu apa jenis web/blog anda dan berapa bajet yang anda miliki.

Jika anda hanya mampu membayar uang 250ribu tiap tahunnya, berarti pilihan anda jatuh pada webhosting lokal. Namun jika anda sanggup membayar 60ribu perbulan saja, anda sudah bisa menikmati webhosting luar negeri yang boleh saya katakan fiturnya lebih baik.

Dari negara mana target pengunjung web anda?

Ini berhubungan dengan server yang anda pilih. Jika pengunjung web anda dari Indonesia, maka opsinya ada 2: gunakan server Indonesia atau server Singapore (server sgp). Jika seandainya pengunjung web anda internasional, pilih salah satu server yang ada di Amerika Serikat saja (us server).

Oke, saya harap anda sudah mampu menjawab tiga pertanyaan itu sebagai acuan untuk anda memilih hosting secara bijak.

Nah, jika anda masih baru atau pertama kali menggunakan hosting, ada baiknya anda coba-coba saja dulu hosting dari webhosting lokal. Artinya anda biasakan diri dulu dengan segala hal yang berhubungan dengan hosting. Apalagi untuk web atau blog baru yang pengunjungnya masih bisa dihitung jari, maka lebih baik permulaan untuk memilih hosting lokal saja, nanti seiring banyak pengunjung jika hosting lokal tidak mampu lagi, maka opsinya anda bisa tingkatkan ke hosting luar negeri yang terkenal dengan storage dan bandwidth nya yang tinggi-tinggi.

Rekomendasi Hosting Lokal Terbaik

Membeli hosting sama seperti membeli domain yang pernah saya bahas pada artikel sebelumnya (baca: Teknik Memilih Domain agar Berhasil Memenangkan Halaman 1 Google). Yang pertama perlu anda lakukan adalah melihat dulu reputasi mereka di internet. Caranya ketik “kecewanama_webhosting” atau “nama_webhostingpenipu”. Biasanya akan muncul postingan-postingan review yang menulis rasa kecewa mereka pada webhosting tersebut, nah ini bisa menjadi salah satu poin pedoman anda.

Kedua, lihat tampilan webnya professional atau tidak. Webhosting professional memiliki desain web yang rapi, cepat diakses, dan tidak error. Web abal-abal sering sekali memiliki tampilan web yang kadang tidak rapi dan asal jadi.

Ketiga, bicaralah pada costumer servicenya. Webhosting professional selalu fast response, baik itu via chat atau via email. Jika mereka tidak membalas atau telat membalas, urungkan niat anda menyewa hosting ditempat mereka.

Keempat, lihat profil usaha mereka, apakah mereka sudah PT/CV atau bukan, mereka yang memiliki perusahaan terdaftar biasanya mereka memang serius dalam bisnis ini. Sedangkan mereka yang abal-abal terkesan profilnya datar dan sekilas hanya pelengkap menu saja.

Webhosting.info pernah merilis urutan webhosting-webhosting Indonesia terpopuler berdasarkan jumlah domain yang didaftarkan dari mereka, mereka diantaranya:



Sumber: http://webhosting.info/web-hosting-statistics/country/IDN

Ini bisa jadi rujukan anda ketika ingin menyewa hosting. Dan tentunya saya memiliki rekomendasi tersendiri berdasarkan pengalaman saya menggunakan hosting lokal.

1. Rumahweb.com

Keistimewaan yang dimiliki oleh rumahweb adalah sikap costumer service nya yang ramah dan selalu cepat tanggap, hal ini yang membuat rumahweb selalu jadi nomor satu. Ini penting sekali, karena jika ada kendala apapun dengan hosting anda, anda bisa meminta teknisi rumahweb untuk melihat apa yang terjadi pada hosting anda. Bagi saya inilah point pertama terpenting ketika memilih hosting.

Harga yang ditawarkan oleh rumahweb memang sedikit lebih malah ketimbang webhosting lainnya, namun hal itu sebanding dengan kualitas hosting rumahweb yang jarang sekali down.
Kalau memang anda ingin mencoba hosting di rumahweb, pilih-lah paket professional dengan kapasitas 250mb. Anda bisa upgrade/tingkatkan kapasitasnya jika seandainya itu tidak cukup dikemudian hari.

2. Qwords

Hampir serupa dengan rumahweb, qwords memiliki tim professional yang menurut saya patut dijadikan pilihan. Anda akan dilayani secepat mungkin ketika ada problem di hosting anda. Harga yang ditawarkan oleh qwords lebih murah dibandingkan rumahweb, saya rasa qwords memang pesaing berat rumahweb dalam bisnis webhosting lokal.

Oh iya, qwords juga menyediakan trial 30 hari jika anda ingin mencoba fitur-fitur hosting yang disediakan oleh mereka. Untuk tarif perbulan Qwords menyediakan paket personal hosting dengan paket ekonomis,hemat, starter dan standar di mulai dari harga Rp. 5.000,- hingga Rp. 25.000,- per bulan.

3. Masterweb.net

Pemain lama dengan segudang pengalaman, webhosting tertua di Indonesia. Dengan pengalamannya di dunia webhosting, menjadikan ia sebagai salah satu opsi terbaik ketika anda ingin menyewa hosting di webhosting lokal. Reputasi mereka cukup baik, walau terkadang ada beberapa konsumen yang tidak puas dengan webhosting ini (berdasarkan diskusi pengguna hosting Indonesia). Namun anda tidak perlu khawatir, saya jamin anda tidaklah kecewa jika menyewa hosting di masterweb.net

4. Cloudkilat

Rumahweb, Qwords dan Masterweb.net adalah pilihan ketika anda ingin menggunakan sharedhosting. Namun jika anda ingin menggunakan VPS lokal dengan citarasa internasional, maka Cloudkilat adalah pilihan yang tepat. Sebuah VPS asli Indonesia yang menawarkan pengalaman menggunakan VPS secara mandiri.

Tidaklah perlu khawatir dengan kualitasnya, karena cloudkilat sudah dilengkapi teknologi server terbaru yang kini menjadi stardart oleh perusahaan webhosting tingkat dunia.

Saya sudah mencobanya cloudkilat, namun ada sedikit problem di harganya. Harganya memang terjangkau, namun karena kena pajak maka harganya jadi naik. Terus anda harus siap mengeluarkan sedikit uang jika ada problem di VPS anda dan meminta bantuan teknisi mereka, anda dikenakan biaya tambahan.

Untuk mengurangi biaya tambahan ini artinya anda harus benar-benar menguasai selukbeluk VPS agar kalau ada kendala anda bisa memperbaikinya sendiri.

Oke, kita sudah bahas tentang webhosting lokal. Kini coba kita bicara lebih jauh, yaitu menggunakan webhosting luar negeri. Karena kita bicara webhosting luar negeri, artinya anda harus siap bertransaksi dengan menggunakan paypal. Pembahasan tentang paypal sudah saya jabarkan di artikel tentang domain sebelumnya, anda bisa membacanya disini.

Jika anda mencari di google “best webhosting”, maka akan sangat banyak webhosting yang bermuncul, semua ngakunya yang terbaik, padahal bohong. Untuk mengetahui mereka terbaik atau bukan tentu kita perlu tahu dari mereka yang sudah mencobanya, dari review-review, bukan dari mereka langsung.

Mungkin jika anda pertama kali melihat banyaknya webhosting yang menawarkan paket menarik, akan akan langsung bingung mau milih yang mana. Itu wajar, karena bisa jadi anda terbuai dengan fiturnya namun anda belum mengetahui kualitas hosting mereka yang sebenarnya.
Sekali lagi, jika anda ingin menyewa hosting luar negeri, maka pilihannya tidaklah jauh-jauh dari statistic webhosting.info. Jika tidak ada review, maka biarkan data yang berbicara.

Nah, sekarang saya juga punya rekomendasi tersendiri tentang webhosting luar negeri terbaik berdasarkan pengalaman saya sendiri.

1. Hostgator.com

Webhosting tangguh yang merupakan salah satu webhosting terbesar di dunia. Jika anda ingin mencoba hosting luar negeri, saya sangat merekomendasikan anda untuk menggunakan hostgator.

Biasanya kita sering dibingungkan dengan control panel hosting, di hostgator anda tidaklah perlu khawatir, karena mereka menggunakan cpanel yang sudah cukup familiar bagi kita.

Hostgator memang jarang sekali down, sehingga reputasi mereka di mata pelaku bisnis online tetap terjaga. Jadi wajar saja webhosting ini sudah begitu terkenal seantero jagat, bahkan IMers Indonesia banyak sekali yang menitipkan web dan blog mereka disini.

Hostgator ada versi shared hosting, ada VPS dan ada juga DS. Nah untuk harga shared hosting yang ditawarkan dimulai dari $5,56 perbulan, harga yang cukup terjangkau dengan kualitas yang anda dapatkan. Anda boleh menyewa shared hosting dengan durasi perbulan, pertiga bula, atau pertahun.

Tentu harganya perbulannya beda-beda, makin lama durasi yang anda pilih maka makin murah harga yang perlu anda bayar.

2. Bluehost.com

Kalau tidak salah saya webhosting ini didirikan pada tahun 1998, artinya webhosting ini sudah sangat matang dan kenyang pengalaman. Bukan hal yang aneh lagi jika pelaku bisnis online sering membeli domain di godaddy atau namecheap dan hostingnya di Bluehost, ini sudah biasa. Artinya pelaku bisnis online sudah sangat percaya dengan kehandalan hosting milik Bluehost.

Sama seperti hostgator, bluehost tersedia dalam bentuk shared hosting dan juga bentuk VPS.
Bluehost sering memberikan diskon besar-besaran, contohnya ketika artikel ini ditulis saja harga cloud VPS bluehost dibuka dengan harga $ 5,95 perbulan. Dengan harga segitu ada sudah mendapatkan 1 domain gratis, ram 2 GB (salah satu terbesar), kapasitas 100GB dan bandwidth tanpa batas. Tapi sayangnya anda wajib sewa dengan durasi 3 tahun untuk mendapatkan harga segitu.

3. Dreamhost

Salah satu dari 10 webhosting terbesar di dunia versi webhosting.info. Dreamhost menawarkan hosting khusus wordpress, sharedhosting, VPS dan bahkan Dedicated Server (DS). Untuk kualitas hostingnya tidaklah perlu diragukan lagi, ini hosting sudah diakui kelasnya.

Harga yang ditawarkan memang cukup mahal, yaitu $7,95 perbulan dengan minimum sewa 1 tahun. Artinya anda tidak diperkenankan untuk sewa bulanan. Tapi, ketika anda menggunakan dreamhost ternyata tidak sesuai harapan, anda dapat meminta uang anda kembali tanpa potongan.

4. Hawkhost

Meski tidak masuk dalam jajaran 10 webhosting terbesar di dunia, tapi jangan remehkan Hawkhost.  Webhosting ini memiliki kualitas hosting yang bandel, hal dibuktikan oleh pengunjung sampai 10K namun tidak lemot sama sekali, padahal itu shared hosting. Menggunakan cpanel, dan harganya lebih murah ketimbang hostgator. Hawkhost cocok untuk seukuran kantong mahasiswa.

5. DigitalOcean

Jika ingin menikmati sensasi memiliki hosting sendiri dalam bentuk VPS, maka digitalocean adalah jawabannya. Kualitas VPS jelas tidak perlu diragukan lagi, mereka sudah dilengkapi dengan teknologi terbaik. Harga yang ditawarkan oleh digitalocean jelas sangat murah dibandingkan penyedia VPS lainnya, anda cukup mengeluarkan $5 untuk mendapatkan VPS dengan ram 512mb, sangat lumayan untuk web skala kecil.

Selain itu, hitungan biaya di digitalocean adalah bulanan, artinya minimum sewa yaitu perbulan. Menurut saya ini VPS paling murah dan terbaik untuk kelasnya. Saya sendiri menggunakan VPS ini juga.

Sayangnya, untuk digitalocean anda harus betul-betul paham bagaimana cara menginstal OS, aplikasi server, aplikasi control panel, dan beberapa perangkat lainnya. Karena ketika anda menyewa VPS, anda akan diberikan disk kosong tanpa isi, nah tinggal anda untuk menginstal semua yang dibutuhkan.

Oke, selesai sudah rekomendasi webhosting, baik itu webhosting lokal ataupun webhosting luar negeri.

Saya pikir 10 webhosting yang saya jabarkan sudah dapat mewakili varian opsi pilihan anda, maka saran saya jika anda memang berniat untuk membeli webhosting, maka pilihlah salah satu diatas.

Untuk mempermudah pilihan anda, maka saya akan simpulkan seperti ini:

* Jika anda adalah seorang pemula atau baru pertama kali membeli hosting, maka saran saya pilih lah webhosting lokal supaya lebih terbiasa. Nah, kalau ingin hosting bandel dan pelayanan optimal, pilihlah rumahweb. Jika harga di rumahweb tidak cocok untuk anda, maka pilihlah qwords atau masterweb.net.

* Jika hosting anda ternyata tidak mampu menampung trafik yang besar, maka opsinya upgrade paket hosting anda ke yang lebih besar atau pindah ke hosting luar negeri yang memiliki fitur lebih baik.

* Jika web anda dikunjungi oleh pengunjung >5K perhari, maka opsi terbaik adalah VPS digitalocean atau cloudkilat (jika pengunjung Indonesia). Namun posisinya anda tidak mengerti sama sekali cara memakai VPS, maka gunakan VPS bluehost atau Hostgator yang memiliki support teknisi.

* Jika harga bluehost dan hostgator terlalu mahal untuk anda, maka opsinya adalah memilih shared hosting. Nah shared hosting termurah dan bandel boleh anda gunakan hawkhost yang bisa dibayar perbulan.

Saya rasa itu sudah cukup membantu anda menentukan pilihan.

A: "saya ingin menyewa hosting, namun tidak tahu caranya, bagaimana?"
Q: Gampang sekali, menyewa hosting sama seperti mendaftar akun facebook atau gmail, tidak perlu takut. Kalaupun seandainya anda bingung dengan istilah-istilah fiturnya, anda bisa gunakan chat live untuk bertanya langsung ke costumer service webhosting.

A: "sekarang saya sudah memiliki hosting, lalu selanjutnya apa yang harus saya perbuat?"
Q: Tunggu artikel saya selanjutnya.

A: "artikel ini sangat bermanfaat bagi saya, boleh saya share?"
Q: Boleh.

A: "artikel ini tidak ada gunanya bagi saya, boleh saya tutup?"
Q: Boleh.

A: "penulis artikel ini sangat ganteng, boleh saya cium?"
Q: Jangan, bukan muhrim. Ada pertanyaan lain?

Seri kelima: Panduan Lengkap Membuat Website dengan Platform WordPress

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

Teknik Memilih Domain agar Berhasil Memenangkan Halaman 1 Google

monzaaulia@outlook.com (22 Juni 2016) - Seharusnya kita bahas hosting lebih dulu, cuma kalau saya lihat lebih baik untuk membahas tentang domain saja dulu, setelah itu baru kita bicara tentang hosting. Tidak apa-apa, meski melangkahi tapi saya rasa ini step pembelajaran yang benar.

Oke, saya ulang sedikit, jika hosting kita ibaratkan rumah dan files adalah penghuninya, maka domain bisa kita ibaratkan sebagai alamat rumah, penghubung antara pengunjung dengan website. Artinya, domain itu adalah alamat website kita.

Domain itu terdiri dari 2 unsur, yaitu nama domain dan extension. Contoh yang kita ambil adalah YAHOO.COM, nah dari YAHOO.COM yang menjadi nama domain adalah YAHOO dan extensionnya adalah .COM (baca –dot com)

Domain itu sifatnya unik, hanya bisa dimiliki oleh satu orang saja, tidak ada nama domain yang sama dalam satu extension. Dan penamaan domain hanya bisa menggunakan karakter huruf, angka dan tanda minus saja, tidak boleh karakter lainnya.

Setiap domain memiliki beragam penempatan sendiri. Untuk mendaftarkannya saja ada yang tanpa syarat dan ada yang wajib menyertakan syarat, itu semua tergantung jenis domain apa yang ingin kita gunakan.

Harga dari sebuah domain pun beragam, ada yang 50ribu dan ada yang sampai 500ribu untuk satu fresh domain. Untuk nama domain saja mempengaruhi harga domain, jika nama domain sifatnya premium, harganya bisa puluhan juta. Contohnya saja nama domain tiketcom (perusahaan traveling) yang katanya ditebus dengan harga puluhan juta (saya lupa harga pastinya berapa).

Oke, perlu anda ketahui bahwa beberapa hal harus diperhatikan ketika anda ingin membeli domain, dari segi nama domain hingga ekstensi domain yang anda pilih. Ini seharusnya menjadi perhatian anda sebelum mendaftar.

Memang ini bukan acuan khusus, namun ini merupakan teknik terbaik ketika ingin membeli domain agar mudah memenangkan posisi di halaman 1 Google. Teknik ini sudah saya jadikan pedoman sejak lama, teknik ini sebenarnya merupakan tips-pips dari pakar internet. Saya harap teknik ini juga berguna untuk anda.

Sebelum anda ingin membeli domain, anda harus tentukan dulu, apakah anda ingin mendaftarkan domain baru atau anda ingin membeli domain yang pernah mati dan ingin diaktifkan kembali?

Keduanya memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri.

Sebelum anda memilih antara fresh domain atau expired domain. Lebih baik anda baca artikel ini sampai habis, setelah itu baru anda tentukan mana yang cocok buat anda.

A. Domain Baru

Sebelum kita bahas tips dan teknik membeli domain baru, kita bicarakan dulu apa keuntungan dan kerugiannya.

Keuntungan:

  • Anda dapat mendaftarkan dengan nama domain yang anda sukai (terserah), asalkan belum didaftarkan orang,
  • Harganya standar, misalnya harga domain dotcom 120ribu, maka harga yang anda beli juga segitu,
  • Domain baru layaknya bayi baru lahir, masih bersih dari dosa, tidak pernah dibanned dan reputasinya masih oke.

Kerugian:

  • Karena ini domain baru, artinya belum ada nilai apa-apa pada search engine.
  • Anda harus building (membangun) domain ini dari nol, ini terkadang memakan waktu lama.

Ada beberapa tips yang mungkin bisa menjadi acuan anda ketika ingin membeli domain, nah mari simak pembahasan dibawah ini:

1. Pastikan webhosting tempat anda mendaftarkan domain itu terpercaya.

Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali webhosting yang bisa anda gunakan sebagai tempat anda untuk mendaftarkan domain baru. Diantara mereka ada yang professional dan ada juga yang abal-abal. Nah ini jangan sampai salah pilih, resikonya besar kalau salah.

Efek yang terjadi kalau anda salah memilih webhosting adalah ketika webhosting tersebut gulung tikar dan anda mempercayakan domain anda pada mereka, maka domain anda bakal ikut berimbas juga. Anda tidak bisa memperpanjang domain tersebut karena perusahaan tersebut sudah gulung tikar dan tidak tahu rimbanya.

Selain itu, jika anda membeli di webhosting abal-abal, sering sekali anda akan sulit berkomunikasi dengan costumer servicenya ketika ada masalah dengan domain anda. Itu bisa menjadi resiko tersendiri.

Satu lagi, kalau anda berniat ingin transfer domain anda dari webhosting lama ke webhosting baru, maka ribetnya setengah mati, kadang-kadang mereka tidak mau memberikan kunci registra domain kepada anda, padahal secara hukum itu hak anda.

Bagaimana caranya kita mengetahui itu webhosting abal-abal atau bukan?

Pertama, lihat dulu reputasi mereka di internet. Caranya ketik “kecewa nama_webhosting” atau “nama_webhosting penipu”. Biasanya akan muncul postingan-postingan review yang menulis rasa kecewa mereka pada webhosting tersebut, nah ini bisa menjadi poin pedoman anda.

Kedua, lihat tampilan webnya professional atau tidak. Webhosting professional memiliki desain web yang rapi, cepat diakses, dan tidak error. Web abal-abal sering sekali memiliki tampilan web yang kadang tidak rapi dan asal jadi.

Ketiga, bicaralah pada costumer servicenya. Webhosting professional selalu fast response, baik itu via chat atau via email. Jika mereka tidak membalas atau telat membalas, urungkan niat anda mendaftarkan domain pada mereka.

Keempat, lihat profil usaha mereka, apakah mereka sudah PT/CV atau bukan, mereka yang memiliki perusahaan terdaftar biasanya mereka memang serius dalam bisnis ini. Sedangkan mereka yang abal-abal terkesan profilnya datar dan sekilas hanya pelengkap menu saja.

Webhosting.info pernah merilis urutan webhosting-webhosting Indonesia terpopuler berdasarkan jumlah domain yang didaftarkan dari mereka, mereka diantaranya:


Sumber: http://webhosting.info/web-hosting-statistics/country/IDN

Ini bisa jadi rujukan anda ketika ingin mendaftarkan domain. Namun saya memiliki rekomendasi sendiri (berdasarkan pengalaman) untuk anda dimana baiknya anda mendaftarkan domain:

1. Rumahweb.com

Jika anda ingin mendaftarkan domain di webhosting lokal, maka saya sarankan anda mendaftarkannya di rumahweb.com. Mereka sudah sangat terpercaya dan kinerja mereka bisa saya beri nilai 95.

Anda tidak perlu khawatir dengan problem apapun, karena costumer service mereka siap membantu anda 24 jam penuh, dan mereka sangat ramah dan sabar menghadapi klien. Yang terpenting mereka selalu fast response, anda tinggal mengirimkan email tentang apapun problem anda ke info@rumahweb.com, maka mereka akan mengatasi problem anda secepatnya.

Untuk harga yang ditawarkan pun tidaklah begitu mahal, standart, untuk dotcom saja harganya sekitar 120 ribu/tahun. Saya sendiri ada 11 domain (9 masih aktif dan 2 lagi sudah mati) yang saya daftarkan di webhosting tersebut, rata-rata domain lama dan domain ID.

2. Qwords.com

Sebelas duabelas dengan rumahweb. Qwords juga sangat fast response, mereka siap membantu problem anda 24 jam penuh, jadi meski anda pemula anda tidak perlu khawatir, tinggal minta CS via chat untuk menuntun anda mendaftarkan domain, semua jadi beres.

Harga domain agak sedikit mahal, biasanya dotcom sekitar 140ribu/tahun. Tapi qwords sering ada promo domain murah, biasanya promonya sampai 50% dari harga normal. Saya sendiri ada 2 domain di webhosting lokal ini, kedua domain tersebut masih saya gunakan (aktif).

3. MasterWeb.Net

Pemain lama dan paling senior diantara semua webhosting. Banyak situs-situs perusahaan besar di Indonesia yang mendaftarkan domain pada mereka. Sebagai sesepuh, tentu mereka sudah makan asam garam di dunia webhosting. Mereka bisa menjadi opsi anda jika ingin membeli domain, apalagi dari semua webhosting, MWN (sebutan masterweb.ent) lah yang menawarkan harga paling murah.

MWN memang terpercaya, namun kendalanya teknisi mereka sering balas email terlambat (apa mungkin karena factor konsumen mereka yang begitu banyak atau apa). Yang jelas, banyak domain saya yang saya daftarkan pada mereka, tapi cuma 2 yang masih aktif sampai sekarang ini.

Jika anda pemain baru (pemula) di dunia internet, webhosting Indonesia cocok untuk anda. Namun jika ingin lebih keren lagi, maka opsi untuk membeli domain di webhosting internasional adalah pilihan yang tepat.

Jika ingin membeli atau mendaftarkan domain di webhosting internasional, artinya anda serius untuk menjajaki dunia internet. Nah kalau memang begitu, syarat pertama anda harus memiliki paypal sebagai alat pembayaran online.

Sebagai orang yang akan terjun ke bidang internet, anda dituntut untuk wajib memiliki akun paypal. Cara mendaftarkannya cukup mudah dan gratis, anda tinggal masuk ke paypal.com dan mendaftarkan satu akun paypal pribadi untuk anda.

Kunjungi: paypal.com

Di paypal, ada 2 jenis akun, yaitu akun yang sudah terverifikasi dan akun yang belum terverifikasi. Keduanya bisa digunakan untuk proses pembelian dan penerimaan dana, namun untuk akun yang belum terverifikasi tidak semua situs menerima pembayaran dari akun ini, misalnya ketika anda ingin membayar belanjaan di ebay atau memasang iklan di facebook, maka pembayaan anda akan ditolak.

Untuk verifikasi akun paypal, anda perlu menggunakan kartu kredit atau VCC (searching di Google “jual VCC”). Tapi kalau akun paypal yang tidak terverifikasi hanya anda gunakan untuk proses transaksi di webhosting, saya rasa masih bisa. Jadi anda tenang saja. Yang penting di akun paypal anda terisi balance/saldo (cari di Google “jual balance paypal”) untuk membayar tagihan ketika anda belanja domain di webhosting internasional.

Oke, jika anda sudah punya akun paypal, anda bisa mencoba untuk mendaftarkan domain di webhosting kelas dunia. Beberapa situs yang direkomendasikan berdasarkan webhosting.info adalah:


Sumber: http://webhosting.info/web-hosting-statistics

Nah, kalau saya ingin rekomendasikan, maka saya ingin rekomendasikan webhosting internasional yang bisa anda percayakan sebagai tempat menitipkan domain anda (berdasarkan pengalaman).

1. Namecheap.com

Salah satu tempat mendaftarkan domain paling popular dikalangan internet marketer Indonesia. Namecheap selain menawarkan kemudahan, disini tidak banyak neko-neko ketika anda ingin mendaftarkan domain. Anda tinggal buat akun di namecheap, lalu search domain yang anda mau, dan anda tinggal bayar via paypal. Domain anda langsung aktif dalam hitungan beberapa menit saja.

Namecheap sering bikin event banting harga, pernah kemarin sempat ada domain dotxyz yang harganya cuma $0.02 (sekitar 300 rupiah). Banyak IMers (sebutan bagi para internet marketer) yang bondong-bondong untuk memborong domain tersebut, sampai-sampai fitur register domain baru namecheap jadi macet. Ini biasa di namecheap, anda tidak perlu kaget kalau melihat namecheap yang sering banting harga domain.

Saya paling suka bagian manage domain namecheap, sangat simple, cepat dan mudah digunakan. Hal ini yang menjadikan namecheap sangat digemari oleh para pendulang uang di internet. Saya sendiri sudah mendaftarkan puluhan domain di namecheap.

2. Godaddy

Inilah raja dari registra domain, yang memegang hampir sebagian besar registra domain di dunia. Jika melihat kiprahnya, tentu godaddy tidaklah diragukan lagi, anda boleh mempercayakan domain anda pada mereka. Banyak domain saya yang saya titipkan pada mereka, apalagi domain expired yang saya aktifkan kembali.

Nah, saya kira sudah cukup jelas dimana anda baiknya membeli atau mendaftarkan domain baru anda. Anda boleh pilih, apakah di webhosting lokal atau webhosting internasional. Keduanya bagus, yang penting bukan webhosting abal-abal.

........Nah, yuk lanjut ke tips kedua.

2. Pastikan nama domain tidak ambigu dan mudah diingat.

Jangan sampai memilih domain yang salah kaprah. Ketika orang menanyakan “apa alamat blog kamu?” anda menjawab “alamat blog saya pedekate.com”. Karena percakapan tersebut secara lisan, maka akan muncul kesalahan persepsi bagi si penanya. Bisa jadi dia berpikir alamat blog anda pdkt.com, bukan pedekate.com. Ini kesalahan fatal, jangan memilih nama domain seperti ini.

Contoh lainnya, usahakan tidak ada angka dalam domain anda. Karena jelas angka dalam domain sering menimbulkan kesalahan penafsiran, apalagi angka yang menyerupai huruf. Misalnya n0nton.com (ada angka zero di domain), orang mengira nonton.com (angka zero terganti dengan huruf “o”). ini juga kesalahan fatal.

Pemilihan domain harus mudah diingat dan dilafalkan, misalnya domain kemana.com, kemari.com, khatulistiwa.com, dan lainnya. Usahakan menggunakan nama domain dengan satu kata, ya meski akhir-akhir ini nama domain satu kata sudah sangat sulit kita dapatkan. Tapi kalau anda dapat, prioritaskan yang itu ya.

Jangan memilih domain yang sulit dilafalkan, apalagi bagi orang Indonesia. Misalnya nama domain incredible.com, ini sulit untuk orang yang tidak terbiasa dengan istilah-istilah asing. Meskipun nama domain seperti itu keren, tetap sangat tidak direkomendasikan bagi anda yang membuat blog atau web dengan target pengunjung orang Indonesia.

3. Sesuaikan nama domain dengan maksud dan tujuan web.

Pemilihan nama domain harus disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari web anda, jika web adalah adalah sebuah toko online atau blog penghasil uang, maka gunakan domain yang sesuai dengan apa yang anda jual atau niche blog anda. Jika web anda adalah web perusahaan, gunakan nama perusahaan sebagai nama web. Namun jika anda ingin gunakan TLD sebagai domain blog, itu baru boleh anda gunakan nama anda sendiri atau nama beken anda  (julukan).

Nama domain untuk toko online atau blog penghasil uang. Idealnya, nama domain yang anda pilih mestinya mengandung unsur  keyword tentang apa yang anda jual di web. Misalnya anda memiliki toko online jual ikan hias, maka anda lebih baik mendaftarkan domain dengan keyword ikan hias, misalnya ikanhias.com. Pada domain dengan keyword ikan hias tidak berlaku untuk tips domain satu kata, karena disini kita perlu memprioritas keyword pada domain demi SEO. Ini juga berlaku untuk blog adsense.

Seandainya ikanhias.com sudah didaftarkan oleh orang lain, maka anda perlu lihat apakah situs ikanhias.com sudah masuk ke halaman 1 google atau belum? Jika sudah, maka anda perlu ganti domain anda dengan jualikanhias.com atau ikanhiasmurah.com atau jualikanhiasmurah.com. Jika situs orang yang ikanhias.com belum masuk ke halaman 1 google, maka kesempatan anda untuk menguasai keyword ikan hias dengan mendaftarkan domain ikanhias.net. Ini semua trik memenangkan halaman 1 google melalui domain.

Asalkan kompetitornya tidak begitu ketat, saya yakin anda bisa memenangkan halaman 1 google dengan cepat. Pemilihan keyword untuk domain bisa anda cek lebih lanjut di Google Planner.

Memang sih domain authority (DA) dan Aged domain (AD) mempengaruhi posisi web, tapi jika DA dan AD tinggi namun nama domain tidak sesuai dengan isi web, maka akan sama saja hasilnya, tetap tidak akan maksimal. Saya pernah lakukan uji coba, domain DA dan AD yang tinggi saya jadikan domain untuk web niche yang sama dengan domain yang baru saya daftarkan (domain berkeyword), hasilnya lebih bagus domain dengan mengandung keyword posisinya.

Nama domain untuk web perusahaan. Untuk perusahaan baiknya gunakan nama perusahaan atau brand saja. Misalnya PT Indah Jaya Perkasa yang memiliki produk kacang tiga kelinci,  lebih baik gunakan domain tigakelinci.com, karena mempopulerkan brand lebih baik ketimbang mempopulerkan nama perusahaan.

Namun seandainya perusahaan tersebut bukanlah perusahaan yang menghasilkan produk, misalnya PT Borobudur yang bergerak di bidang real estate, maka cukup dengan nama penamaan domain Borobudur.com (kalau bisa tanpa PT).

Nama domain untuk blog.  Kalau ini sih menurut saja terserah mau beri nama apa, asalkan mengandung kaedah tidak ambigu, mudah di-ingat dan jangan terlalu banyak kata (jika tidak mengandung keyword). Kalau untuk blog pribadi, lebih baik ya gunakan nama sendiri saja untuk blog pribadi. Nama julukan pun tidaklah masalah, asalkan mudah dilafalkan, tidak ada panutan khusus untuk nama domain sebuah blog personal. Ini kembali ke selera masing-masing blogger.

4. Utamakan menggunakan ekstensi domain dotcom atau COdotID ketimbang lainnya.

Nah, ini bisa jadi pekerjaan berat ketika anda harus memilih dotcom untuk domain anda. Betapa tidak, ada 160,349,704 domain yang sudah terdaftar di dunia, dan 78,79% domain yang terdaftar menggunakan ekstensi dotcom. Sehingga jelas, sangat sulit mendapatkan domain bagus dengan menggunakan dotcom.

Tapi jangan menyerah sebelum mencoba, prioritaskan untuk menggunakan domain dotcom sebagai domain anda. Alasannya karena domain dotcom adalah domain yang sangat familiar dan orang-orang mudah mengingatnya. Sampai sampai ada anekdot yang mengatakan:
Jika kamu memiliki perusahaan dan nama perusahaanmu sudah duluan didaftarkan dotcom oleh orang lain, maka opsi terbaik adalah mengganti nama perusahaanmu
Segitu pentingnya dotcom sampai-sampai kalau nama domain untuk dotcom tidak tersedia, maka opsi mengganti dengan nama lain adalah opsi terbaik.

Jika website anda adalah toko online atau perusahaan yang berbadan hukum dan target pasar Indonesia, anda sangat disarankan untuk menggunakan COdotID (co.id).

Mendaftarkan domain ID tidak sembarangan, wajib menyertakan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Domain ID dikelola oleh PANDI yang merupakan registra domain Indonesia dibawah naungan Pemerintah.

Syarat-syarat yang perlu dilengkapi jika anda ingin mendaftarkan domain ID adalah sebagai berikut:
No.
Nama Domain
Persyaratan (Pendaftaran baru saja)

.ID
Untuk Perusahaan
KTP (masih berlaku)

SIUP/TDP/Akta Notaris (cover dan hal 1))/Surat Ijin yang Setara

Kepemilikan Merk (bila ada)

Untuk Personal
KTP (masih berlaku)
1
.AC.ID
2
.CO.ID
KTP (masih berlaku)
SIUP/TDP/Akta Notaris (cover dan hal 1))/Surat Ijin yang Setara
Kepemilikan Merk (bila ada)
3
.NET.ID
4
.WEB.ID
KTP (masih berlaku)
5
.SCH.ID
6
.OR.ID
7
.MIL.ID
KTP(masih berlaku)
Surat Permohonan minimal dari pimpinan instansi militer yang mengajukan
Surat Kuasa
8
.GO.ID
KTP (masih berlaku)
Surat Permohonan dari Sekut/Sekjen/Sekmen untuk Pemerintah Pusat atau Sekdaprov/Sekda untuk Pemda (sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika yang berlaku)
Surat Kuasa
9
.BIZ.ID
KTP (masih berlaku)
NPWP Badan/Pribadi
10
.MY.ID
KTP (masih berlaku)
11
.DESA.ID
Sumbar: pandi.id

Diatas tertulis jika anda ingin mendaftar COdotID, anda harus memiliki KTP (masih berlaku), SIUP/TDP/Akta Notaris (cover dan hal 1))/Surat Ijin yang Setara, Kepemilikan Merk (bila ada), dan Surat Pernyataan (bila nama tidak sesuai dengan nama perusahaan).

Terkadang bagi toko online yang sudah memiliki izin usaha PT/CV, lebih baik menggunakan CodotID ketimbang dotcom, karena CodotID lebih terpercaya eksitensinya, selain itu Google lebih menyukai domain lokal. Apalagi kalau target pengunjung anda adalah orang Indonesia. Sepertinya google memang memprioritaskan lokal ekstensi domain untuk pengunjung lokal.

Bagi blog atau web bukan perusahaan, berarti opsinya ada dua: mengganti nama domain atau mengganti ekstensi domain.

Terkadang saya dilema dengan kondisi seperti ini. Jika dalam kondisi terpaksa mengganti nama domain, saya akan melihat situasainya terlebih dahulu. Coba kita ambil contoh “ikan hias”, saya ingin mendaftarkan domain untuk toko online saya yang menjual ikan hias, tentu saya akan memilih domain yang mengandung keyword sesuai dengan niche toko online saya, yaitu ikanhias.com.

Namun ternyata ikanhias.com sudah didaftarkan oleh orang lain, maka saya akan lihat dulu apakan web ikanhias.com sudah berada di halaman 1 google atau belum. Jika sudah, maka saya akan mengganti opsi domain sebagai berikut (urutan berdasarkan prioritas):

  • Jualikanhias.com
  • Ikanhiasmurah.com
  • Jualikanhiasmurah.com
  • Ikan-hias.com
  • Ikanhias.net
  • Ikanhias.org
  • Ikanhias.info
  • Ikanhias.biz

Seandainya ikanhias.com belum masuk ke halaman 1 google, apalagi tidak terlacak dimana rimbanya, maka opsi yang akan saya ambil adalah (urutan berdasarkan prioritas):

  • Ikanhias.net
  • Ikanhias.org
  • Ikanhias.info
  • Ikanhias.biz
  • Jualikanhias.com
  • Ikanhiasmurah.com
  • Jualikanhiasmurah.com
  • Ikan-hias.com

Prioritas dotnet, dotorg, dotinfo, dan dotbiz berdasarkan tingkat kepopuleran domainnya.

Penting: google tidak membedakan general ekstensi domain apapun yang kita gunakan (kecuali anda menggunakan COdotID), yang mempengarui posisi domain adalah nama domain anda sendiri. Jika sudah ada domain ikanhias.com di halaman 1 google, maka jangan coba-coba anda mendaftarkan ikanhias.net (menggunakan nama domain yang sama meski beda ekstensi), karena anda akan sulit menembus posisi 1 google. Ini pengalaman pribadi saya.

B. Domain Mati yang Dihidupkan Lagi

Selain anda mendaftarkan domain baru, anda bisa kembali mengaktifkan domain yang sudah expired dan ditinggalkan oleh empunya sebelumnya. Sebelum melangkah lebih jauh bagaimana anda bisa mendapatkan domain seperti ini, kita perlu tahu keuntungan dan kerugian domain expired:

Keuntungan

  • AD tinggi, alias domain sudah berumur. Memang betul, google memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, hal ini memudahkan anda untuk menang dihalaman pertama.
  • DA, domain expired memiliki nilai DA yang tinggi karena sudah banyak backlinknya (link dari web lain yang mengarah ke domain tersebut). Ini memang bagus untuk reputasi web di mata google, tapi tidak selalu ya.
  • Sudah dikenal orang, biasanya domain expired sudah memiliki basis visitor lama, sehingga tidak begitu sulit mendatangkan visitor atau pecahin telor visitor pertama.

Kerugian

  • Meski DA tinggi, tidak serta merta dapat memenangkan posisi pertama di google, hal ini sudah saya buktikan sendiri. Google memanglah sebuah mesin, tapi cara berpikir mesin ini sangat cerdas dan tidak mudah diakali, google berpikir layaknya manusia. Tidak selamanya google menggunakan DA sebagai patokan (terutama tahun 2016), misalnya ada web juragatelur.com (memiliki DA tinggi) dan web ikanhias.com (fresh domain), keduanya bermain di niche yang sama, yakni jual ikan hias. Maka sering sekali google lebih memprioritaskan nama domain yang berhubungan dengan niche yang ada.
    Sama halnya kita, saat ada 2 web yang namanya berbeda, satu juragatelor.com dan satu lagi ikanhias.com, niat kita ingin membeli ikan hias, tentu yang kita sangka web yang menjual ikan hias adalah web ikanhias.com bukan? Nah web juragantelor.com malah kita sangka lebih ke web campur aduk yang kebetulan saja ada jual ikan hias. Begitu juga google, sama seperti manusia berpikirnya, makanya kita sering terkecoh dan merasa google bisa diakali secara berlebihan. Semenjak tahun 2016, DA bukanlah segala-galanya.
  • Reputasi domain masa lalu tidak kita ketahui, banyak tidaknya link spam terkadang sulit dideteksi, jadi untuk masalah ini jadi pertimbangan juga.

Jika anda sudah tahu keuntungan dan kerugian domain expired, dan anda ingin mencoba peruntungan dengan memilih domain expired, maka ayuk kita coba belanja domain expired.

Harus di-ingat, perburuan domain expired tidaklah mudah. Anda harus saling sikut dengan pembeli lain untuk mendapatkan domain yang bagus. Selain harus jeli dan saling mencocoki antara data satu dengan data lainnya, karena sering saling simpang siur. Nanti anda akan paham saat kita coba untuk memulai perburuan domain.

Pertama, jika ingin membeli domain yang expired, kunjungi situs expireddomains.net untuk melacak domain expired yang bisa didaftarkan. Disana anda boleh melihat daftar domain expired yang tersedia. Jika anda ingin mencari domain sesuai niche, maka isikan keyword pada kolom pencarian, nanti daftar domain expired akan muncul seperti gambar ini:


Saya mencontohkan mencari domain dengan niche coffee. Lihatlah, muncul banyak domain yang bisa anda pilih. Domain yang bisa anda beli langsung adalah domain dengan status “register”.

Misalnya domain BornGreenCoffee.com, disini tertera bahwa domain ini memiliki backlink 92.9 K dan berdasarkan archive.org list domain ini terlacak sejak tahun 2015. Status domain ini register, artinya bisa didaftarkan kembali. Saya lebih suka mendaftarkannya di namecheap untuk domain expired seperti ini.



Oke, sekarang coba kita cek di moz.com:



DA >20. Cukup lumayan, namun sayanya PA 1 bahkan Link ex tidak terbaca. Artinya kita ragu untuk mendaftarkan domain ini. Kalau gitu, kita coba lihat dulu menggunakan seoprofiler.com



Disini tampak Link yang terbaca hanya 24 dari 3 web. Artinya cukup lemah, dan skor LIS pun hanya 2%.

Sekarang coba kita cek apakah domain ini masih sehat atau sudah ditendang oleh google. Cek disini: http://pixelgroove.com/serp/sandbox_checker/


Oke, domainnya kelihatannya memang belum ditendang google.

Terakhir, buka who.is dan lihat data registrasi dari domain ini:



Bahkan disini domain ini tidak ada pertanda baik.

Kesimpulannya: saya tidak akan membeli domain BornGreenCoffee.com meski domain sekilas tampak bagus. Kalau begitu apa yang harus saya lakukan? Lanjutkan perburuan, mencari domain lain yang memiliki nilai yang dapat dipercaya dari semua langkah diatas. DA yang kita harapkan adalah diatas >15 dan BL > 1000, selebihnya akan kita sesuaikan kevaliditasnya dari berbagai situs.

Sekarang anda sudah mengetahui tentang domain baru dan domain expired, sekarang tergantung anda mau pilih yang mana. Saya sendiri lebih menyukai domain baru, meski harus dibuilding 2-3 bulan, tapi proses buildingnya dapat kita kontrol sebaik mungkin. Apakah saya jarang membeli domain expired? Tidak juga, saya juga sering membeli domain expired, itu jika saya mendapatkan yang bagus dan saya yakin domain yang sama beli itu bisa dikembangkan lagi.

Pemula atau yang sudah lama berkecimbung di dunia internet sama saja, memilih domain tentang hal yang tidak boleh dilakukan sembarangan, karena kesalahan memilih domain dapat menyebabkan webnya tidak maksimal berkembangnya.

Jadi, saya ingin tarik kesimpulan seperti ini:

  • Jika anda baru memulai mendalami dunia website dan blog, maka domain baru lebih cocok untuk anda.
  • Jika anda pemilik toko online, pemilik web perusahaan dan blogger personal, maka pilihlah domain baru dengan mendaftarkan berdasarkan panduan diatas.
  • Jangan terkecoh dengan webhosting yang suka banting harga murah, cek dengan seksama reputasi webhostingnya.
  • Pastikan nama domain tidak ambigu (salah kaprah) dan mudah di-ingat.
  • Untuk domain toko online atau blog penghasil uang, usahakan mengandung niche pada domainnya, untuk web perusahaan gunakan nama perusahaan atau brand sebagai domain, dan blog personal terserah boleh nama pribadi atau nama beken lainnya.
  • Utamakan mendaftarkan domain .com atau co.id (untuk perusahaan Indonesia), kecuali dalam kondisi tertentu anda terpaksa menggunakan ektensi domain lainnya.
  • Jika anda keukeh memilih domain expired, pastikan anda mengikuti step-step yang saya lewati. Pastikan semua nilai skornya masuk akal.

Oke, semua tentang domain sudah saya jelaskan. Apakah ada hal yang ingin di-diskusikan? Jika ada mari kita bincangkan di kolom komentar dibawah ini.

Ngomong-ngomong, anda bisa menghubungi saya secara private di monzaaulia@outlook.com, jika pertanyaan anda bisa saya jawab maka saya akan jawab sebisa kemampuan saya.

Seri keempat: Rekomendasi WebHosting Lokal dan Luar Negeri Terbaik

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain: