Panduan Lengkap Motor Costum: Dari Rongsokan Hingga Seni Klasik Bernilai Tinggi

monzaaulia@outlook.com (4 Mei 2016) - Halo, selamat datang di monzaaulia.com. Kencangkan sabuk pengaman, karena kita bakal bercerita tentang hal yang berhubungan dengan selera lelaki. Yak, RODA DUA.

Note: saya tidak bertanggung jawab jika anda akhirnya kecanduan roda dua akibat membaca artikel ini.

Kita semua pastinya punya kesibukan sehari-hari. Nah, disela waktu kesibukan itu, seharusnya kita harus ada sesuatu yang disebut dengan refresing.

Refresing itu tidak selalu dalam bentuk liburan. Apapun yang membuat kita nyaman, itu adalah refresing. Arti refresing kan sesuatu yang kembali membuat kita segar.

Membuka facebook juga refresing, asalkan dibukanya setelah anda menyelesaikan pekerjaan anda. Kalau kerjaannya buka facebook dari pagi sampai sore, ya itu bukan refresing lagi namanya.

Saya keingat dengan perkataan Mas Zaky (CEO BukaLapak), main koding saja bisa jadi refresing buat dia. Kebayang kan? Makna refresing itu ternyata sangat luas. Meski bagi saya Mas Zaky refresing dengan cara yang gila.

Apakah benda bisa jadi objek refresing? Tentu bisa. Kembali lagi makna refresing, apapun yang bisa membuat otak dan pikiran terhibur.

Contohnya saya, motor adalah bentuk objek refresing bagi saya. Bukan saja saat mengendarainya, tapi ketika saya merakit motor dari nol, dari rongsokan hingga dapat dikendarai dan berseni tinggi.

Seorang lelaki memang begitu, punya cara refresingnya sendiri-sendiri. Membangun sesuatu yang di-idamkan, menikmati prosesnya, itu adalah refresing bagi laki-laki.

Lelaki harus memiliki sesuatu yang dibangun, di-idamkan, dan disayang.
-Monza Aulia-

Zero to Hero

Enam bulan lalu, ketika saya kembali ke Sawang. Saya menemukan satu rongsokan motor thunder 125 cc yang sudah 5 tahun berkarat di gudang.

Awalnya tidak berniat untuk mengakuisisi motor sampah itu, karena itu bukan planning awal saya.

Jujur saja, awalnya saya memang sedang berniat mencari motor CB untuk dimodifikasi kembali dengan mengembalikan konsep orisinil nya. Cuma sayangnya tidak ketemu, padahal sudah dicari sampai ke desa tentangga.

Karena sudah sangat lama ingin mengendarai roda dua lagi, saya pikir yasudah kenapa tidak dicoba saja hidupkan kembali thunder itu dan saya costum dengan konsep klasik.

Saya putuskan untuk bicara ke Om Johan, dia pemilik thunder itu, nah Om Johan mau melepas rongsokan itu dengan harga 500 ribu rupiah.

Di hari yang sama, kebetulan sekali tetangga saya yang punya pick-up ingin ke Krueng Geurukuh untuk belanja sembako. Ya, saya tawari untuk sekalian angkut rongsokan saya ke bengkel yang ada disana untuk dihidupkan mesinnya. Tawaran tersebut diterima dengan harga 100 ribu.

Di Krueng Geurukuh memang ada satu bengkel saya sudah melegenda, bapak itu memang paling jago kalau soal mesin, makanya saya titipkan motor saya supaya bisa dihidupkan kembali.

Tiap tiga hari saya telepon karyawan bapak itu, untuk menanyakan keadaan motor saya. Cukup lama juga pengerjaannya, butuh waktu tiga minggu untuk kembali menghidupkan itu mesin. Apalagi suku cadang thunder 125 cc sangat sulit didapat, perlu di order terlebih dahulu di medan. Total 700 ribu yang saya keluarkan untuk kembali menghidupkan mesin tersebut.

Sampai saat ini, saya sudah menghabiskan uang sebesar 1,3 juta. Benar-benar saya nikmati prosesnya.


Barulah giliran saya untuk menentukan konsep costum yang akan saya bangun. Mulai dari mencari-cari informasi costum, mencari link suku cadang costum, hingga contoh-contoh motor costum yang seliweran di internet.

Saya menghabiskan waktu dua minggu untuk memantapkan konsep yang saya pilih. Saya memilih untuk membangun motor dengan konsep Japstyle.

Kenapa Japstyle? Pertimbangannya banyak. Pertama, saya tertarik dengan sebuah gambar motor tua yang berasal dari perang dunia ke-II, sehingga saya ingin membuat motor seperti itu. Kedua, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun konsep japstyle tidaklah terlalu besar. Ketiga, Japstyle dapat digunakan pada semua medan, baik di aspal ataupun di tanah sekalian.

Panutan konsep motor saya, bergaya motor Rusia
Kalau seandainya saya membangun konsep café racer, nanti malah jadi motor tanggung, dengan anggaran yang sama ngga bakal menghasilkan café racer yang gagah. Itu menurut pendapat saya.

Loh, Japstyle? Café Race? Apaan itu? Yuk mari ikut saya membahas sedikit tentang aliran-aliran motor klasik.

Aliran Costum Motor

1. Café Racer

Sumber gambar: hogbitz.com
Kalau bisa dibilang, café racer ini adalah konsep dengan gaya motor balap zaman dulu. Ciri khas yang paling menonjol adalah stang jepit dan jok dengan belakang seperti bentuk pantat tawon. Tangki jenis motor ini sering dibuat bentuk ramping dan memanjang.

Konsep ini paling banyak diminati di Eropa, karena memang keren loh. Cuma untuk bikin motor ini tidak boleh setengah-setengah, harus matang. Karena kalau gagal, bukannya keren, malah jadi lucu.

2. Japstyle


Aliran Japstyle ini yang paling banyak digemari di kota-kota besar di Indonesia, misalkan Jakarta, Bandung,dan Yogyakarta. Alasannya beragam, tapi kalau menurut saya Japstyle memang sangat cocok digunakan di Indonesia, karena mampu bermain di medan apapun. Ciri khas Japstyle terletak pada tangki semi trail, tangki menyerupai motor Harley D. (tears drop), namun tangki versi mininya, dan jok yang melempang datar.

3. Bobber


Ini konsep yang benar-benar lakik, tapi sayangnya untuk costum motor Bobber harus memiliki mesin ukuran besar, karena kalau mesin kecil bakalan ngga cocok. Ciri khas Bobber terletak di ukuran ban depan belakang yang gede, tangki yang besar, dan jok single potong yang memiliki dudukan lebih rendah.

4. Chopper


Saya sendiri agak sulit membedakan Chopper dan Bobber, karena setiap orang memiliki pandangan yang berbeda untuk kedua jenis motor ini. Menurut saya, Chopper yang saya ketahui memiliki ciri khas dengan ukuran ban depan lebih gede ketimbang ban belakang.

5. Brat Style


Brat Style mempunyai ciri-ciri khusus yang membedakan dengan lainnya, yaitu seperti tangki besar panjang, ban yang besar dan tinggi dengan kembangan klasik, warna umumnya cenderung flat dan gelap, dan lainnya.

6. Scrambler


Scrambler biasanya menggunakan ban yang bermotif kotak atau trail. Knalpot pada scrambler biasanya berada di samping motor. Aliran modifikasi motor custom Scrambler ini yaitu untuk semi off road dan sangat cocok untuk mendaki pengunungan.

7. Flat Tracker


Flat Tracker memiliki tampilan yang memiliki ciri khas diantaranya tangki yang kecil dan buntut yang meruncing.

Perencanaan Costum

Oke, saya sudah menentukan konsep untuk aliran motor yang akan saya bangun, Japstyle. 

Seandainya anda ingin membangun motor costum, aliran motor apa yang anda sukai?

Setelah konsep sudah dipilih, kini giliran pembuatan blueprint dasar supaya saya dapat mudah menjelaskan ke teknisi (tukang las) untuk membuat bentuk yang saya mau.

Kalau anda ingin membuat motor costum, anda juga perlu membuat blueprint nya terlebih dahulu. Hal ini sangat di perlukan, dengan blueprint kita lebih mudah membicarakan konsep motornya dengan teknisi. Karena kalau seandainya proses pembuatannya salah, maka akan sulit untuk diubah. Buat saja di secarik kertas HVS, tidaklah perlu bagus kali, yang penting teknisi dan tukang las paham maksud dari gambar itu.

Jika sudah, tinggal waktunya bagi anda untuk mencari berbagai peralatan costum yang dibutuhkan. Seperti ban, shockbacker, sparkboard, tanki, jok, stank,handgrip, spedo, dan lainnya.

Tidak semua kota tersedia bengkel costum, apalagi toko yang menjual suku cadang costum. Saya sendiri memesannya dari langganan saya di Karawang, namanya A’Ipang, dia penjual perlengkapan costum yang sudah terpercaya. Silahkan email ke saya jika butuh pin BBM A’Ipang.

Hati-hati membeli barang sembarangan di internet, karena selain maraknya penipuan, juga kualitas barang pun terkadang meragukan.

Selain A’ Ipang, saya bisa rekomendasikan penjual lain. Coba cari di Tokopedia, namanya Budung. Dia cewek, namanya sudah cukup terkenal di kalangan costum modifikator.

Jika sudah meng-list kan, tinggal hitung anggaran kotor yang diperlukan untuk membangun sebuah motor klasik. Kemarin saya mentaksir kira-kira 10 jutaan. Apakah ini lebih? Atau malah kurang? 

Mari ikuti cerita saya memulai costum motor dari NOL...

Teknisi Costum Motor

Memulai costum motor tidak boleh sembarangan. Harus dimulai dengan tahap yang jelas, supaya tidak ada kendala dikemudian hari.

Biasanya bengkel yang sudah terbiasa costum motor sudah paham, namun jika anda berada di kota kecil yang bengkelnya sama sekali tidak paham costum bagaimana? Tentu otak anda yang akan dikuras untuk menuntun teknisi tentang apa-apa yang perlu dikerjakan.

Ketika itu, saya menggunakan jasa montir sekaligus tukang las dan cat yang sudah saya kenal sebelumnya. Beliau namanya Bang Buyung, bengkelnya terletak dipinggiran kota Lhokseumawe, di Pusong. Bengkelnya sederhana, tapi bagi saya sudah cukup untuk digunakan sebagai tempat basis costum motor.

Motor saya adalah proyek pertama bang Buyung dalam rangka memodifikasi motor costum. Jadi sama sekali belum berpengalaman. Tapi kalau sekarang sudah beda, meski anda tidak paham tentang costum, anda boleh mempercayai bang Buyung. Silahkan email saya kalau butuh nomor hape bang Buyung.

Proses Modifikasi

Ban motor…

Pertama yang harus dipasang itu ban. Fungsi kita memasang ban supaya kita tahu setinggi apa sasisnya, dudukan jok, dudukan shok depan dan belakang, serta tingginya sparkboard. Disini tugasnya ban sebagai penentu segalanya.

Saya menggunakan ban Swallow 400 pelak 2.50/17 untuk belakang, dan 350 pelak 2.50/17 untuk depan. Karena ini ukuran yang ditawarkan oleh A’Ipang. Besarnya biaya sepasang ban lengkap dengan pelak, jari-jari, tromol, beberapa tambahan gears, sebesar 2,1 juta.

Ban memang belanjaan paling mahal ketimbang belanjaan lainnya.

Costum sasis…

Ban selesai, sekarang giliran sasis yang kita permak. Di rongsokan motor saya, sasis saya potong diatas dudukan shock belakang. Alasannya supaya shock belakang tidak perlu di permak lagi.

Setelah dipotong, baru saya hubungkan dengan behel U yang saya beli seharga 60 ribu sama A’Ipang. Jadi tukang las tinggal pasang ke sasis yang sudah dipotong tadi. Tukang las-nya sudah saya manjakan.

Proses pengelasan sasis baru. Beruntung sekali ibu dan ketiga bocah ini saya foto. Sebentar lagi mereka terkenal.
Jangan dilas mati dulu, sesuaikan tinggi sasis dengan ban serta spakbor. Karena nanti takutnya malah kandas saat dikendarai. Tingginya jangan terlalu tinggi jangan terlalu rendah. Kalau terlalu tinggi kelihatan kurang gagah, karena ada ruang kosong, kalau terlalu rendah malah nanti bisa kandas.

Beruntungnya saya swing arm tidak perlu diganti, karena bawaan Thunder sudah kelihatan klasik dengan batangan bulatnya. Kalau Scorpio perlu diganti, karena bentuk Swing Arm petak tidaklah menggambarkan ciri motor klasik.

Shock belakang…

Shock belakang saya ganti dengan shock RX King modifikasi.

Alasan yang pertama, shock RX King lebih tinggi, jadinya motor tidak mudah kandas. Kedua, bentuknya yang gemuk membuat tampilan motor lebih gagah.

Harga sepasang shock modifikasi RX King adalah 410ribu.

Penutup baterai costum…

Ini banyak kontroversinya. Sebagian orang mengatakan tidak perlu menggunakan penutup samping, sebagian lagi mengatakan inilah pemanis dari costum klasik.

Bagi saya, saya harus memakai penutup samping. Alasannya cuma satu, supaya baterai tidak kelihatan keluar. Thunder tidak bisa kalau tidak ada baterai, karena motor ini tidak menggunakan engkol.

Jok Klasik…

Inilah bagian paling penting dalam mendesain motor klasik. Sering kali klasiknya sebuah motor itu karena 2 hal, yaitu penampilan joknya dan bentuk tangki minyaknya.

Setelah kira-kira tinggi sasisnya pas, baru las permanen behel U atau sasis yang baru dibuat. Nah baru setelah itu saya buat dudukan jok-nya.

Saya membeli jok dengan ukuran single racer, tipis dan belakang sedikit menukik ke atas. Warna yang saya pilih adalah warna coklat terang, supaya kesan klasiknya lebih hidup. Harga Jok yang saya beli adalah 320 ribu.

Jika dudukan joknya sudah pas, baru tempat las tadi diperhalus dan dipoles dengan dempul supaya kelihatan cantik dan rapi.

Tangki…

Nah, akhirnya sampai ke tahap tangki.

Membeli tanki tidak boleh sembarangan, harus sesuai dengan konsep aliran yang kita pilih.

Karena saya Japstyle, jadi saya memilih tangki yang sesuai, yaitu bentuk tears drop yang ukurannya lebih kecil dari tangki Harley D.

Harga tangki sekaligus penutupnya adalah 530ribu. Ada juga harga yang lebih murah, misalnya 300ribu. Itu semua tergantung dari kualitas tangki.

Dudukan tangki perlu disesuaikan lagi, jadi pastikan tangki tidaklah terlalu dekat dengan stang dan jangan juga terlalu jauh. Terlalu dekat bisa menyebabkan stang tidak leluasa digerakkan kiri ke kanan, terlalu jauh bikin kotor tampak ramping.

Tinggi bontot tanki juga saya sesuaikan dengan tinggi jok, supaya tetap berada dalam konsep Japstyle.

Shockbacker depan…

Shockbacker dapat saya ganti dengan kepunyan Byson. Saya beli yang KW, harganya 720 ribu. Meskipun KW, kualitasnya oke punya lho, jadi jangan ragu.

Alasan saya menggunakan Shockacker Byson karena yang pertama, ban ukuran 400 tidaklah muat di shockbacker bawaan Thunder. Kedua, supaya kelihatan lebih gagah dengan ukuran diameter tabung yang lebih gede.


Bagi anda yang ingin costum motor dengan ban depan gede, sangat penting untuk mempertimbangkan mengganti shockbacker standart dengan shockbacker Byson.

Lampu..

Untuk lampu utama, saya memilih bentuk yang bulat dengan diameter sekitar 15 cm dan memiliki kesan klasik. Harga lampu utama yang saya beli yaitu 150 ribu.

Untuk lampu sein, saya pilih bentuk imut yang agak retro. Harganya 60 ribu untuk 2 pasang depan belakang.


Lampu belakang / lampu stop harganya memang agak mahal, sekitaran 150 ribu. Ini wajib dipakai, demi keselamatan orang lain saat berkendara.

Selain itu, jangan lupa juga membeli kuping lampu utama. Jangan sampai salah beli, beritahu penjual jenis shockbacker yang kita gunakan, karena tidak semua kupingan muat di shockbacker tertentu. 

Karena saya pakai shockbacker Byson, tentu saya gunakan kupingan lampu utama Byson.

Pernak pernik costum…

Saya menggunakan stang Byson, harganya 60 ribu. Stang Byson sudah cukup menggambarkan bentuk dari motor klasik beraliran Japstyle.

Untuk handgrip, saya menggunakan model handgrip botol warna merah bata. Harganya saya agak lupa, sekitar 50 ribu kalau tidak salah.

Spedometer saya gunakan retro speedometer, harganya sekitar 50ribu. Untuk Japstyle memang lebih cocok menggunakan monospedo.

Kunci kontak saya gunakan kunci kontak mobil Suzuki Katana, jadi disini langsung starter melalui kunci. Harganya 200 ribu. Cuma jika anda ikutan menggunakan starter seperti ini, harus dipasang oleh teknisi yang berpengalaman. Pengalaman saya, perlu waktu semalaman untuk menghubungkan kelistrikan dari kunci kontak ini.

Beberapa pernak pernik lainnya seperti saklar, plat, mur dan lainnya menghabiskan dana sebesar 100ribu.

Kelistrikan

Inilah bagian tersulit ketika ingin mengcostum sebuah motor. Bagian ini memang harus orang ahlinya.


Motor saya dipegang oleh temen dekat bang Buyung yang sudah ahli di bidang kelistrikan motor. Disini temen bang Buyung kerja dari malam sampai subuh demi menghidupkan motor saya.

Rincian Biaya

Tepat enam bulan akhirnya motor saya selesai juga.



Saya sangat puas dengan hasilnya, karena ini adalah buah dari rancangan saya sendiri, sesuai keinginan saya.

Pada saat mengendarai motornya, saya berasa lebih tampan dari sebelumnya.


Lumayan, gantengnya nambah 3 persen.
Percayalah, perempuan lebih menyukai motor bergenre klasik atau vespa ketimbang Ninja atau R25.
-Monza Aulia-
Total biaya yang saya habiskan untuk sepeda motor ini, perincian kasarnya sebagai berikut:
  • Rongsokan thunder 125 cc= 500 ribu
  • Perbaikan mesin: 700 ribu
  • Ban: 2,1 juta
  • Shockbacker depan belakang: 720 ribu + 410 ribu= 1,2 juta
  • Behel U, spakbor, jok, tangki, handgrip, stang, spedo, penutup baterai samping, penutup tangki= 2 juta.
  • Lampu depan belakang, lampu sein= 500 ribu
  • Ongkir= 300 ribu.
  • Biaya cat, tukang las, teknisi, ahli listrik= 3 juta
  • Pernak pernik ini itu = 500 tibu
TOTAL : Rp.10.800.000,-

Bagi sebagian orang ini harga yang wow, bagi saya inilah harga yang harus dibayar untuk sebuah seni. Gimana kawan-kawan ada yang berminat?

Kalau berminat, ini sedikit inti sari tips memodifikasi costum motor:
  1. Tidak semua motor dapat di costum, motor yang dapat dicostum adalah motor-motor dengan tangki di depan, misalnya Thunder, Scorpio, Tiger, dan lainnya. Motor bebek sebenarnya bisa, cuma agak rumit, dan pastinya butuh biaya yang ngga sedikit.
  2. Pastikan dulu konsep genre / aliran motor yang akan di costum.
  3. Tentukan blueprint costum, barang yang akan dibeli, dan perencanaan keuangan. Ini penting, supaya tidak ada pembelian yang mubazir.
  4. Mulai modifikasi dengan cara bertahap, diawali dengan ban, lalu pembuatan sasis baru, lalu dudukan jok dan tangki, baru setelah itu shockbacker.
Itulah inti sari dari tips yang saya bagikan berdasarkan pengalaman saya sendiri.

Barangkali gaya saya memodifikasi dengan orang lain berbeda, ya tiap orang punya gayanya sendiri-sendiri.



    

Oke, sebelum saya tutup artikel ini, saya ingin bertanya beberapa pertanyaan ke kawan-kawan:
  1. Apakah kawan-kawan suka dengan seni motor klasik?
  2. Jika suka, aliran apa yang kawan-kawan sukai?
  3. Adakah kawan-kawan berniat untuk meng-costum motor suatu hari nanti?
Silahkan dijawab di kolom komentar...

Bagi anda yang ingin meminta pin A’Ipang dan nomor hape Bang Buyung, silahkan langsung ke email monzaaulia@outlook.com. Sengaja saya tidak publikasi, karena ini alasan privasi.

Catatan: Foto versi HD akan di upload bulan depan, masih di tangan fotografer.

Video pengerjaan sasis

Artikel ini bermanfaat? Share ke Jejaring Sosial Anda.

Artikel lain:

9 Komentar untuk "Panduan Lengkap Motor Costum: Dari Rongsokan Hingga Seni Klasik Bernilai Tinggi"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. ini saya lagi mau custom sendiri gan.. makasih infonya.. 082391069575.. ini no saya gan

    ReplyDelete
  3. itu mesin thunder cc nya udah di naikin, atau masih bawaan om ?

    ReplyDelete
  4. Bro itu A Ipang di krawang bisa minta kontaknya?.....
    Saya kebetulan di Purwakarta.
    Ini nomer saya 085926085984
    Thanks bro...

    ReplyDelete
  5. Bro numpang tanya klo aliran kostum motor japstyle itu bisa angkut dua orng? Dan Knalpot yg dipakai motor mas bro itu kanlpot jenis apa ya tolong di jelaskan, thnks

    ReplyDelete
  6. Cafe racer bang tapi bertahapan beli nya baru ada motor thunder nganggur di rumah tinggal kumpulin uang buat beli yg lain lain nya aja

    ReplyDelete
  7. Bisa lebih murah kalo beli motor bekas yang sudah hidup, dan lebih cepat tentunya, 6bulan kelamaan

    ReplyDelete
  8. Mantap bg droneuh bereh pokokjih

    ReplyDelete